Kuliner Klaten

Sedang Berkunjung ke Klaten, atau Sedang Tinggal di Klaten ?

Kuliner Klaten - Berkunjung ke Wisata Klaten untuk liburan ataupun untuk pulang kampung memang sangat menyenangkan. Kota ini memang menyimpan banyak sekali tempat wisata yang sangat indah, sehingga bisa menjadi tujuan wisata di indonesia. Bukan itu saja, Klaten juga menyimpan banyak lokasi wisata kuliner yang mungkin jarang diketahui banyak orang. Banyak tempat makan di Klaten yang menyajikan menu makanan yang sangat lezat, sehingga bisa mengubah perut anda yang awalnya kenyang menjadi lapar…:)

Jika saat ini anda sedang berada di Klaten atau sedang mempunyai rencana untuk berkunjung ke Klaten sebaiknya anda simak artikel ini, karena saya akan memberikan beberapa tempat makan yang menarik dengan menu yang lezat, silakan anda simak ulasannya berikut ini.

Rumah Makan Bu Mayar Cawas

Nasi Terancam 300x186 Kuliner Klaten

Nasi Terancam,kuliner klaten.sumber gambar : google.co.idRumah makan ini berada di pinggiran jalan arah Jogja menuju Solo. Rumah makan Bu Mayar Cawas menyediakan berbagai menu andalan yang memiliki nama unik yaitu “Nasi Terancam”yang merupakan perpaduan nasi dengan berbagai macam sayuran mentah. Biasanya menu ini menjadi satu paket dengan ayam goreng jawa. Rasanya yang sangat lezat dan juga aroma rempah-rempahnya yang khas menjadikan lidah anda terus bergoyang. Rumah makan Bu Mayar Cawas buka pada pukul 7 pagi hingga pukul 9 malam.

Warung Lontong “Bu Mirah”

Tempat makan ini memang sangat mudah untuk ditemukan karena letaknya berada di tengah kota Klaten. Warung lontong ini sudah berdiri sejak jaman kemerdekaan yaitu pada tahun 1945 yang dikelola oleh keturunan Bu Mirah yaitu Bu Handoko. Warung Lontong Opor ini menggunakan ayam kampung asli sebagai menu hindangannya sehingga rasanya sangat mantap di lidah. Namun, jika anda ingin menikmati kelezatan lontong opor yang ada di warung ini, maka anda harus datang pagi. Karena warung ini hanya buka dari pukul 04.30 hingga jam 10 siang.

Sop Ayam Pak Min

Jika anda warga asli Klaten tentunya sudah tidak asing dengan Sop Ayam Pak Min. Namun, yang menariknya disini adalah para pengunjung bisa memilih sesuka hati bagian ayam tubuh ayam yang akan dihidangkan. Rasa kuahnya sangatlah nikmat karena menggunakan kaldu ayam, selain itu bagian ayam yang ada di dalam sop ini juga terasa gurih dan nikmat. Sekarang ini, Sop Ayam Pak Min sudah memiliki beberapa cabang di Solo dan Jogja.

Sate Kambing Pak Suli

Jika anda penggemar kuliner sate, maka anda wajib mengunjungi sate kambing Pak Sule yang berada tepat di depan kantor Pertanahan Klaten. Warung makan ini buka dari jam 16.30 hingga satenya habis. Namun, sebaiknya anda jangan menunggu tempat ini sepi, karena nantinya anda bisa kehabisan satenya. Tekstur daging pada sate kambing ini sangat empuk dan rasanya juga sangat lezat, wajar saja jika sate kambing Pak Suli sangat disukai banyak orang.

10 Wisata Kuliner Nasi dari Barat Sampai ke Timur

Orang Indonesia itu kerap identik dengan “harus makan nasi”. Kalau belum menyantap nasi, rasanya belum makan. Tak aneh karena nasi menjadi makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia, mulai dari ujung barat hingga ke ujung timur Indonesia. Bukan hanya sekedar ditanak menjadi nasi putih, namun juga diolah menjadi berbagai penganan yang lezat. Selain nasi kuning, nasi uduk, dan nasi goreng, masih banyak olahan nasi yang menjadi makanan khas berbagai daerah di Indonesia. Berikut 10 wisata kuliner nasi dari Indonesia Barat hingga Indonesia Timur:

1. Nasi Tutug Oncom

Nasi tutug oncom
Nasi tutug oncom
Nasi tutug oncom merupakan salah satu kuliner khas Tasikmalaya. Dalam bahasa sunda, tutug artinya “menumbuk”. Nasi tutug oncom ini diolah dengan cara nasi diaduk/ditumbuk bersama oncom goreng atau bakar. Sangat enak disantap dalam keadaan masih panas bersama dengan ayam goreng, tahu dan tempe goreng, sambal terasi dan daun kemangi. Aroma dari nasi dan oncom yang dibakar di atas bara api sangat menggugah selera!

2. Nasi Balap Puyung

nasi balap puyung

Jika Anda berlibur ke Lombok, jangan lupa untuk menyantap nasi balap puyung. Nasi balap puyung ini merupakan menu makanan yang terdiri dari nasi putih, ayam plecing, ayam kering, dan kacang kedelai. Konon, menu ini dinamakan nasi balap puyung karena dahulu ada seorang penjual nasi yang bernama Inaq Esun. Inaq Esun ini memiliki seorang anak yang selalu memenangkan lomba balap lari. Inaq Esun lalu akan memberikan nasi gratis kepada para pendukung anaknya. Sejak saat itulah nasi balap puyung dikenal masyarakat Lombok dan menjadi populer.

3. Nasi Grombyang

Nasi Grombyang
Nasi Grombyang
Nasi grombyang merupakan makanan khas Pemalang, Jawa Tengah. Nasi grombyang adalah sejenis nasi campur yang menggunakan kuah. Dinamakan nasi grombyang karena dalam penyajiannya, lebih banyak kuahnya daripada isinya sehingga isinya kelihatan bergoyang-goyang. Dalam bahasa Jawa, grombyang artinya bergoyang-goyang. Nasi grombyang ini disajikan dengan irisan daging kerbau, jeroan dan kuah, plus sate kerbau. Tekstur daging kerbau sedikit lebih kasar dan berserat dibandingkan daging sapi, namun masih cukup empuk untuk disantap.

4. Nasi Subut

Nasi subut ikan pari
Nasi subut
Salah satu wisata kuliner nasi yang mungkin baru Anda dengar adalah nasi subut. Nasi subut merupakan masakan khas daerah Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Nasi subut ini berwarna ungu karena dalam menggunakan ubi ungu dalam pembuatannya. Nasi subut ini juga dicampurkan dengan bulir-bulir jagung. Nasi subut ini sangat sehat dan aman bagi penderita diabetes karena kandungan gulanya rendah berkat lebih banyaknya komposisi ubi dan jagung di dalamnya. Rasanya gurih karena nasinya diberi garam sebelum dicampurkan dengan ubi dan jagung.

5. Sego Megono

Sego Megono
Sego Megono
Jika nasi grombyang berasal dari Pemalang, maka sego megono berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah. Bisa dibilang sego megono ini merupakan makanan desa. sego atau nasi megono ini menggunakan bahan nangka muda yang dicincang halus dan dipadukan dengan bumbu kelapa yang pedas dan gurih, terik tahu dan tempe, dan sambal tauco yang pedas dan gurih. Terik tahu dan tempenya dimasak dengan bumbu bawang, kemiri, dan santal kental. Sungguh sedap saat disantap dengan nasi panas. Anda juga dapat menambahkan lauk semisal ayam goreng atau tempe mendoan. Mantabbb!

6. Nasi Minyak

nasi minyak
nasi minyak
Wah, apa enaknya nasi yang dimakan dengan minyak? Eits, tunggu dulu! Nasi minyak adalah makanan khas Jambi berupa beras yang dimasak dengan susu, saos tomat, minyak samin dan rempah-rempah seperti jahe, jintan manis, jintan putih, kayu manis dan cengkih. Dari penampilannya, sekilas nasi minyak ini mirip dengan nasi kuning. Nasi minyak ini juga banyak dipengaruhi oleh kuliner Arab. Nasi minyak menjadi hidangan wajib di acara-acara seperti pesta pernikahan dan syukuran. Nasi minyak paling sedap bila disantap bersama kari sapi atau ayam. Acar timun, sambal nanas, kerupuk udang, dan taburan bawang goreng akan melengkapi kelezatan nasi minyak.

7. Nasi Kebuli

Nasi-Kebuli

Nasi kebuli
Nasi kebuli merupakan nasi berbumbu yang populer di kalangan warga Betawi di Jakarta dan juga warga keturunan Arab di Indonesia. Nasi kebuli ini dimasak bersama kaldu daging kambing, susu kambing (kadang diganti santan), dan minyak samin, lalu disajikan dengan irisan kurma atau kismis. Makanan ini dipengaruhi oleh budaya Arab Timur Tengah dan India muslim, tepatnya tradisi Arab Yaman. Daging kambing yang ditumis dengan minyak samin dicampurkan ke dalam nasi dan dimasak hingga matang. Bumbu-bumbu yang digunakan seperti bawang putih, bawang merah, lada hitam, cengkeh, ketumbar, jintan, kapulaga, kayu manis dan pala menambah citarasa yang khas pada nasi kebuli.

8. Nasi Kapau

Nasi Kapau dengan ayam bumbu

Nasi Kapau dengan ayam bumbu
Sudah pernah mendengar tentang nasi kapau? Nasi kapau adalah nasi rames khas Sumatra Barat. Nasi kapau ini terdiri dari nasi, sambal, lauk-pauk khas Kapau, dan berbagai macam gulai, antara lain: gulai sayur nangka (cubadak), gulai tunjang (urat kaki kerbau atau sapi), gulai cangcang (tulang dan daging kerbau), gulai babek (babat) atau paruik kabau. Gulai nangkanya tidak terlalu banyak menggunakan santan dan juga tidak terlalu kental. Gulainya dicampur dengan kacang panjang, kol, rebung, pakis, dan jengkol. Sementara lauk-pauk nasi kapau antara lain seperti ayam panggang, teri balado, tongkol balado, dendeng balado, goreng belut, ayam goreng hijau gulai ayam, rendang ayam, rendang daging, dan sambal lado hijau. Nasi kapau ini menggunakan beras bermutu tinggi dari Bukittinggi dan Agam.

9. Nasi Jaha

Nasi Jaha

Nasi Jaha
Beralih ke Sulawesi. Salah satu wisata kuliner nasi yang dapat kita nikmati adalah nasi jaha dari Manado. Nasi jaha yang berasal dari kata nasi dan jahe ini menggunakan beras ketan sebagai bahan dasarnya. beras ketan dibubuhi jahe lalu diendapkan dalam santan. Setelah itu lalu beras ketan dimasukkan ke dalam tabung bambu yang sudah dilapisi daun pisang lalu dibakar. Biasanya nasi jaha ini disantap bersama abon daging rusa atau sapi, atau abon ikan cakalang, atau pun gulai dan kari. Rasa dan aromanya sangat khas dan menggugah selera.

10. Kolo

Kolo

Kolo
Wisata kuliner nasi di ujung timur Indonesia yang bisa kita coba adalah kolo dari Nusa Tenggara Timur. Kolo adalah nasi bakar atau nasi bambu khas Manggarai. Beras, air. dan bumbu masakan dimasukkan ke dalam batang bambu muda yang panjangnya sekitar 30 cm. Setelah itu, bagian ujung bambu lalu ditutup dengan daun pisang dan dibakar selama sekitar 30 menit hingga nasi matang. Kolo sering disajikan dalam pesta adat atau pesta syukuran panen.

Nah, setelah membaca artikel di atas, mana Klikers yang termasuk tipe “harus ketemu nasi” tak usah khawatir. Berkunjung ke Indonesia di belahan barat, tengah, ataupun timur, pasti nggak bakalan sulit untuk menemukan nasi. Hihihi. Kira-kira, nasi apa yang paling Klikers suka?

Kuliner di Kedai Rumah Pohon Mas Dewo Yogyakarta

rumah pohon2

Kuliner di Kedai Rumah Pohon Mas Dewo Yogyakarta.Para penelusur sudah biasa kan kalau hanya kuliner di restoran dengan suasana yang biasa-biasa saja.Untuk para penelusur yang menyukai tantangan dan ingin merasakan sensasi tersendiri sambil kuliner maka cobalah mampir ke Kedai Rumah pohon Mas Dewo.

Kedai Rumah Pohon Mas Dewo terletak di Blunyahrejo TRII/808,Yogyakarta,sekitar 500 meter dari SMK Jetis atau SMK 3 dan tempat ini tak jauh dari tugu jogja.Tugu jogja para penelusur tau kan?Nah dari situ arahkan kendaraan para penelusur ke arah utara dan kurang lebih 1 kilometer di depan maka para penelusur akan menemui perempatan lampu lalu lintas jetis.Nah para penelusur belok ke arah barat hingga sampai jalan Woltermongisidi akan tampak bangunan yang tinggi terbuat dari bambu dan kayu.Itulah Kedai Rumah Pohon Mas Dewo.

Rumah makan ini berbentuk rumah pohon dari bambu yang menjulang tinggi sampai 6 lantai yang berada di atas pohon besar.Di setiap lantainya terdapat meja-meja yang dapat para penelusur pilih sebagai tempat untuk para penelusur menikmati hidangan yang disediakan.Di Kedai Rumah Pohon Mas Dewo ini juga dilengkapi dengan gardu pandang sehingga para penelusur dapat melihat serta menikmati pemandangan kota Yogyakarta,lereng Merapi,Pegunungan Menoreh,Gunung Sumbing serta Gunung Merbabu disaat siang hari dan dalam kondisi cuaca yang cerah.

Kedai Rumah Pohon ini dibuka oleh Bambang Sadewo yang akrab dipanggil dengan sebutan Mas Dewo pada 2009.Dan seiringnya waktu ternyata dibukanya kedai rumah pohon ini mendapat respon yang sangat poitif dari para pecintawisata kuliner.Kedai Rumah Pohon Mas Dewo menawarkan menu-menu khas jawa dengan harga yang sangat terjangkau.Menu yang menjadi andalah di kedai ini adalah Gurameh Bakar dan Iga Bakar.

Untuk para penelusur yang hobby berwisata kuliner disediakan berbagai menu di Kedai Rumah Pohon Mas Dewo ini antara lain Brongkos Kraton,Iga Brongkos,Tongseng Kambing,Gulai Goreng,Sate Udang,Empal Gepuk,Pepesan dan Penyetan,Sayur Asam,dan jamur Tiram tepung.Selain itu terdapat juga beberapa menu unik yang wajib para penelusur rasain antara lain Nasi Guendheng.Nasi Guendheng adalah perpaduan nasi dan sayur seperti capcay tanpa sawi dan wortel kemudian dicampur dengan irisan cumi,udang,telor,daging sapi,dan sosis sapi.Nasi Guendheng sendiri harganya Rp 15.000/porsi.Untuk minumannya antara lain Wedhang Kraton,Jus Singset,Aneka Jus Buah,dan yang paling terkenal adalah Es Teller 21.Kedai Rumah Pohon Mas dewo buka mulai pukul 09.30-22.30 WIB.

Berikut beberapa gambar dari Kuliner di Kedai Rumah Pohon Mas Dewo Yogyakarta khusus untuk para penelusur.

rumah pohon Kuliner di Kedai Rumah Pohon Mas Dewo Yogyakarta

rumah pohon1 Kuliner di Kedai Rumah Pohon Mas Dewo Yogyakarta

rumah pohon4 Kuliner di Kedai Rumah Pohon Mas Dewo Yogyakarta

rumah pohon3 Kuliner di Kedai Rumah Pohon Mas Dewo Yogyakarta

Untuk para penelusur jika kalian suka dengan artikel ini tolong kasih comment dan share ya siapa tau teman-temanmu belum tau tempat kuliner ini icon smile Kuliner di Kedai Rumah Pohon Mas Dewo Yogyakarta

Bagaimana?Tertarik untuk mencoba Kuliner di Kedai Rumah Pohon Mas Dewo Yogyakarta

Ayo ajak teman,keluarga,pacar,atau siapalah untuk kesini!!

Putri Pariwisata Indonesia: Sanger, Enaklah Pokoknya

Putri Lailan Tifani @istimewa
Putri Lailan Tifani @istimewa

Gadis yang berasal dari Sabang ini sangat mengapresiasi event yang pertama kali dibuat oleh Komunitas @iloveaceh

Neu boh sanger saboh! Bagi Anda yang tinggal di Aceh mungkin sudah tidak asing lagi dengan kalimat itu. Artinya kurang lebih ‘pesan sanger satu’. Sanger merupakan minuman khas Aceh yang terdiri dari racikan kopi dan susu. Selain kopi sareng atau kopi hitam, sanger salah satu menu favorit di setiap warung kopi di Aceh.

Rasa kopinya yang tidak terlalu nendang membuat sanger menjadi idola para pecinta kopi namun punya masalah dengan lambung. Termasuk jadi pilihan kaum hawa untuk menyalurkan hasrat minum kopi mereka.

Salah satu yang memfavoritkan sanger adalah Putri Pariwisata Indonesia Perwakilan Aceh Putri Lailan Tifani. Tak heran bila gadis yang berasal dari Sabang ini sangat mengapresiasi event yang pertama kali dibuat oleh Komunitas @iloveaceh yang dikemas dalam tajuk Sanger Day; every day is sanger day nanti sore.

“Iya, karena ini menjadi salah satu daya tarik wisata Aceh. Karena sanger itu cuma ada di Aceh yang komposisinya juga dari kopi Aceh, kita tahu kopi Aceh itu adalah kopi dengan kualitas terbaik dunia,” ujarnya mahasiswa FMIPA Unsyiah yang biasa disapa Putri ini kepada ATJEHPOST.co, Minggu 12 Oktober 2014.

Putri berharap event ini bisa terus berlanjut agar wisata kuliner Aceh terus berkembang dan dikenal masyarakat luas. Gadis yang pandai menari ini pun tak ingin melewatkan momen spesial nanti. Bahkan ia membuat ajakan khusus di Twitter dan BlackBerry Messengernya. “Hallo rakan jangan lupa hadir di #sangerday nanti sore jam empat di Solong Mini” tulisnya.

Minum sanger atau nyanger telah menjadi kebiasaannya, ia pun sering nongkrong di warung kopi bersama teman-teman untuk menikmati minuman tersebut. Ngomong-ngomong apa sih yang istimewa dari sanger menurutnya?

“Enak, nggak bikin perut kembung untuk yang punya maag, kopinya terasa susunya juga. Enaklah pokoknya, yang paling penting nggak bikin kembung,” katanya.
Bagaimana dengan kamu?


[CERPEN]: Sanger Merah


Dari Sinilah Nama Sanger Bermula


@iloveaceh; Teumpat Tanyoe Sapa Rakan Ngon Syedara

10 Makanan Khas Purwokerto Asli Indonesia

10 Makanan Khas Purwokerto Asli Indonesia - Purwakarta merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Karawang di bagian Barat dan sebagian wilayah Utara, Kabupaten Subang di bagian Utara dan sebagian wilayah bagian Timur, Kabupaten Bandung Barat di bagian Selatan, dan Kabupaten Cianjur di bagian Barat Daya.

Purwokerjo juga mempunyai makanan khas yang sangat menarik untuk kita mencicipinya, makanan khas Purwokerto yang terkenal salah satunya adalah sate maranggi , yaitu sate yang terbuat dari bahan dasar daging sapi, langsung saja berikut adalah daftar makanan khas Purwokerto alsi Indonesia :

1. Sate Maranggi


Sate Maranggi

Sate maranggi Purwokerto ini memang berbeda dari sate lainnya. Bahan baku menggunakan daging sapi dan kambing muda. Daging tersebut diberi bumbu rempah sebelum dibakar di atas bara. Proses pembakaran dilakukan dengan sempurna sehingga daging yang dihasilkan terasa empuk, Saat dihidangkan, sate tidak diberi bumbu kacang melainkan bumbu kecap yang dicampur dengan bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit yang dihaluskan. Kemudian ditambahkan tomat segar yang di iris-iris atau biasa disebut acar tomat. Perpaduan manis kecap, asam dan pedas pun langsung terasa di lidah.

2. Colenak


Colenak

Colenak merupakan makanan khas Purwokerto yang berbahan dasar peuyeum yang di beri  bumbu manis yang terbuat dari kelapa dan gula merah atau yang biasa di sebut enten-enten kemudian di kasih taburan kacang garing yang disangrai.

3. Simping Kaum 



Simping Kaum

Simping merupakan makanan khas dari daerah Purwakarta, Jawa Barat. Siming kaum ini bentuknya berupa lembaran pipih, bundar tipis, umumnya berwarna putih, Simping kaum ini mempunyai rasa gurih. Makanan ini dibuat dari tepung beras yang diberi beberapa bumbu. Simping mirip dengan lembaran yang dipakai untuk menjepit gulali (rambut-rambutan). simping terdiri dari beberapa rasa antara lain: keju, kencur, jahe, strawberry, coklat, nangka, pandan. jika anda pergi ke purwokerto jangan lupa untuk mencobanya,

4Opak



Opak

Opak Purwokerto ini biasanya terbuat dari tepung beras. Bahan dasar pembuatan opak adalah tepung beras, garam, gula, dann bumbu bumbu penyedap lainnya. Kemudian bahan dasar dicampur menjadi sebuah adonan. Adonan kemudian dikeringkan. Setelah kering kemudian dipanggang di atas bara api Nutrisi yang terkandung dalam opak adalah karbohidrat .

5. Rengginang



Rengginang

Rengginang ini makanan yang terbuat dari ketan yang di kukus lalu pipihkan, kemudian di jemur sampai kering. setelah kering rengginang ini bisa di goreng sampai matang. rasa rangginang ini gurih, rengginang ini biasa jadi makanan cemilan bagi masyarakat purwokerto, rengginang ini juga mempunyai aromanya wangi dan rasanya renyah jika di gigit. rangginang ini biasanya ada 2 macam, ada yang terbuat dari ketan putih dan ada juga yang terbuat dari ketan hitam.

6. Kue Lompong



Kue lompong

Kue lompong ini ialah kue yang  terbuat dari adonan  tepung beras ketan, gula kelapa, gula  pasir dengan  isi bulir kacang tanah  di dalamnya. Kue lompong menjadi menarik  karena bentuknya seperti kue mata sapi tetapi  berwarna hitam.Talas atau lompong yang dilumatkan dan dicampur ke dalam adonan kue menjadikan warna hitam pada kue ini. Sebagai pembungkus kue ini yaitu daun pisang yang sudah kering atau bisa di sebut klaras.

7. Carang gesing



Carang gesing

Carang gesing adalah kolak santan mentah dan buah pisang diiris-iris disatukan ditum (bungkus daun per porsi) kemudian di kukus seperti kukus pepes, setelah masak diangkat, makannya denggan membuka daunnya dan didalamnya kolak namun dikukus dengan alat kukus nasi. Harum baunya karena daun pandannya beraroma wangi.

8. Nasi Megono


Nasi Megono

Nasi Megono yaitu nasi urap yang dicampur dengan kelapa muda dan sayur-sayuran/kuluban, menu ini dahulu sebagai kelengkapan sesaji saat akan Wiwit, memulai memanen padi , dengan upacara adat secara kecil masyarakat Purwokerto.

9. Geblek


Geblek

Geblek ialah makanan yang terbuat dari tepung singkong yang dibentuk seperti cincin, digoreng gurih biasa disajikan panas dengan bumbu pecel.

10.Lanting


Lanting

Makanan lanting ini bahan dan bentuknya hampir sama dengan geblek, hanya saja ukurannya lebih kecil. Setelah digoreng lanting terasa lebih keras daripada geblek. Namun tetap terasa gurih dan renyah.

Gimana banyak kan makanan khas Purwokerto? . ok sobat makanan khas porwokerto memang banyak dan sangat menarik lagi atau mungkin tambah banyak lagi jika sobat ber kunjung ke Purwokertonya sendirim di jawa barat selain makanan khas purwokerto juga ada makanan Sukabumi yang tak kalah enaknya.

Sajian Ikan Bakar ala Pasar Kedonganan


EKA JUNI ARTAWANIkan bakar di Warung Ulam Sari, Jimbaran, Bali.

TAK cukup sampai 10 menit olahan ikan bakar siap disantap hangat-hangat. Berkumpulnya para nelayan, menyaksikan aktivitas para pedagang menjadi bonus pemandangan di sekitar pasar Ikan Kedonganan, Jimbaran, Bali. Di lokasi ini terdapat warung yang memberikan jasa pengolahan hasil laut yang masih berada di kompleks pasar. Aneka hasil laut yang telah dibeli di pasar cukup diserahkan, kemudian langsung diolah sesuai selera.

Warung ini berada tersebar di sekitar Pasar Ikan Kedonganan. Konsep yang ditawarkan dengan metode pengolahan ikan segar yang bisa disantap langsung atau dibawa pulang. Pengelola warung menyediakan tempat serta racikan bumbu khas yang mampu menggugah selera.



EKA JUNI ARTAWANPasar Ikan Kedonganan di Jimbaran, Bali.

Asap tebal dengan aroma ikan bakar yang gurih menjadi ciri khusus. Suasana ini mampu menghentikan langkah siapa saja dalam sekejap. Aroma gurih yang berasal dari proses pemanggangan menyengat bisa melengkapi kunjungan anda di areal pasar ikan yang tersohor di Jimbaran.

Satu di antara sekian warung yang memiliki konsep melayani ikan bakar adalah Warung Ulam Sari. Lokasinya mudah ditemui, hanya berjarak 5 meter sebelah timur kompleks Pasar Ikan Kedonganan. Warung ini menyediakan jasa mengolah hasil laut, mulai dari ikan bakar, ikan goreng, sop ikan, sampai olahan pepes.


EKA JUNI ARTAWANPetugas mengolesi minyak ke permukaan ikan yang dibakar di Warung Ulam Sari, Jimbaran, Bali.

Tentunya ikan–ikan ini kebanyakan berasal dalam pasar yang berada beberapa langkah dari tempat pengolahan ikan segar. "Karena berdampingan inilah, kami menyediakan jasa mengolah ikan segar," kata Ketut Sukadana, pemilik warung.

Menurut Ketut, warungnya menyediakan bumbu utama dengan cita rasa khas ikan bakar. Ikan segar yang sudah dibersihkan diolah menggunakan dua jenis bumbu pendukung, yaitu bumbu garlic dan sambal rasa. Kedua bumbu tersebut merupakan bumbu utama berbahan dasar minyak, sambal khas bali, dan madu. "Bumbu rasa adalah sambal bali yang paling komplet, mampu menciptakan rasa gurih," kata Ketut Sudana.


EKA JUNI ARTAWANPengunjung Pasar Ikan Kedonganan, Jimbaran, Bali.

Ikan dalam proses pembakarannya juga tidak lepas dari racikan bumbu oles. Dengan demikian ikan yang dibakar rasanya seperti menyatu dari racikan bumbu ketika proses pembakaran berlangsung. Bumbu oles memiliki ciri sedikit minyak dan berwarna kemerahan.

Secara umum, proses pematangan hampir sama dengan proses pemanggangan pada umumnya, yakni ikan dipanggang di atas alat berbahan besi dengan kayu arang sebagai media proses pembakaran.

Setelah beberapa menit, ikan siap dihidangkan ditemani sajian pendamping, sepiring nasi, sayur pelecing dipadu dengan sambal tomat, dan sambal matah (sambal mentah).



EKA JUNI ARTAWANWisatawan di Pasar Ikan Kedonganan, Jimbaran, Bali.

Sementara untuk pesanan yang dibawa pulang akan dilengkapi dengan sambal pendamping, seperti sambal oles, sambal tomat, dan sambal matah. Mengingat dipandang cukup praktis, banyak pembeli ikan dipasar membakar ikan langsung untuk dibawa pulang dan barang tentu tidak susah lagi mengolah di rumah.

Ikan yang dibakar bervariatif, mulai ikan kakap, snaper, dan kerapu. Tentunya semua ikan dalam keadaan segar yang didapat langsung dari dalam pasar. Sebagai jasa pengolahan ikan, pembeli cukup membayar Rp 15.000 per kilogram untuk bergai jenis ikan. Harga tersebut diluar dari sajian nasi, sayur pelecing, dan sudah termasuk sambal dalam satu paket.



EKA JUNI ARTAWANAneka jenis seafood dipanggang setelah dibeli dari Pasar Ikan Kedonganan, Jimbaran, Bali.

Sajian ini bisa melengkapi kunjungan Anda ke Pasar Ikan Kedonganan. Paket wisata ini menampilkan keindahan pantai dengan deretan kafe seafood yang ada di sepanjang Jimbaran berpadu menjadi satu kesatuan yang utuh yang letaknya tidak jauh dari Bandara I Gusti Ngurah Rai. (Eka Juni Artawan)

Editor: I Made Asdhiana

Kampung Baso Bandung

Kampung Baso Bandung (plang depan)

Bulan April kemarin saya mengunjungi sebuah tempat makan bakso di daerah Setiabudi, Bandung, nama tempatnya adalah Kampung Baso. Lokasi tempat ini dekat sekali dengan Rumah SOSIS Bandung yang sebelumnya pernah saya kunjungi, jadi Kampung Baso ini lokasinya mungkin beberapa puluh meter saja sebelum Rumah SOSIS dan ada di sisi kanan jalan (kalau dari arah bawah, berseberangan dengan Rumah SOSIS).  

Alamat lengkap Kampung Baso Bandung ini ada di Jl. Setiabudi No. 316 Bandung.

Review Kampung Baso Bandung
Kampung Baso Bandung

Kampung Baso Bandung

Kampung Baso Bandung
Kampung Baso Bandung

Seperti namanya tentunya, Kampung Baso ini menyediakan menu berupa aneka bakso, mulai dari bakso goreng, bakso isi keju kuah, bakso smoked beef kuah, bakso kepiting kuah, bakso ikan salmon kuah hingga bakso lobster kuah. Variasi menu bakso-nya memang sangat beragam dan rasanya saya belum pernah menemukan ada menu-menu bakso seperti itu, jika anda penggemar bakso urat sapi sejati, jangan khawatir, di Kampung Baso ini ada kok menu tersebut.

Selain aneka menu bakso, Kampung Baso ini juga menyediakan aneka menu mie tarik, aneka menu mie dan bihun, dan aneka menu nasi. Tersedia juga menu waffle dan pancake, dan untuk minumannya ada aneka jus, aneka es buah, milk shake, teh dan lain sebagainya. Waktu itu menu yang saya pesan adalah bakso ikan salmon kuah dan es kelapa muda, bagaimana rasanya ? menurut saya bakso ikan salmon ini memberikan cita rasa yang berbeda dari bakso yang biasanya kita makan, rasa ikan salmon-nya terasa sekali dan tekstur bakso-nya pun enak digigit. Tapi kalau dibandingkan bakso urat sapi sih rasanya bakso urat sapi masih is the best lah, tapi itu selera saya ya, setiap orang kan berbeda-beda seleranya.

Harga makanannya terbilang murah, apalagi kalau melihat tempat yang disediakan oleh Kampung Baso ini, rasanya ini adalah tempat makan bakso yang paling wah yang pernah saya kunjungi, tempatnya luas, naik turun seperti di pegunungan, ada saung-saungnya untuk tempat makan dan ada tempat bermain untuk anak. Rasanya Kampung Baso ini cocok untuk anda kunjungi jika anda ingin makan bakso bersama keluarga atau kolega kerja sambil menikmati pemandangan yang hijau-hijau.

Di depan tempat parkir Kampung Baso ini anda akan menemukan tempat makan lainnya yaitu Risol-Risol, Warung Jamur dan tempat makan serabi dan rujak asinan, juga ada penjual tahu lembang.

Harga Tiket Masuk Kampung Baso Bandung
Gratis (per tanggal 21 April, 2012).

Wisata Kuliner - Resep Masakan Pepes Ikan Kembung



RESEP MASAKAN PEPES IKAN KEMBUNG
Bahan-bahan:
3 ekor ikan kembung, bersihkan
2 buah cabai merah, iris serong 2 ruas jari lengkuas, iris tipis
2 batang daun bawang potong-potong
2 buah tomat, potong-potong
 1 ikat daun kemangi, petiki Garam, gula pasir secukupnya
3 lembar daun salam Daun pisang secukupnya

Bumbu Halus:
7 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 butir kemiri
2 ruas jari kunyit
2 ruas jari jahe

Cara Membuat Resep Masakan Pepes Ikan Kembung:
1.  Campur bumbu halus dengan cabai, lengkuas, garam, gula pasir. Aduk hingga rata.
2.  Masukkan ikan kembung, aduk rata.
3.  Tambahkan daun bawang, tomat daun kemangi. Aduk rata, diamkan beberapa saat.
4.  Ambil selembar daun pisang, letakkan 1 lembar daun salam. Tambahkan ikan dan campur bumbu. Bungkus, semat dengan lidi. Lakukan hal yang sama pada sisa bahan.
5.  Kukus 30 menit hingga matang. Angkat.

Hasil: 3 Porsi

Wisata Kuliner Resep Masakan Risoles Sayuran



RESEP MASAKAN RISOLES SAYURAN

Bahan-bahan:
  1. 220 ml air
  2. 100 gram susu bubuk
  3. 1 butir telur
  4. 100 gram terigu
  5. Garam secukupnya
  6. Minyak goreng secukupnya
Bahan Isi:
  1. 2 sendok makan mentega
  2. 1 buah bawng bombay, cincang halus
  3. 2 siung bawang putih, cincang halus
  4. 2 buah wortel, kupas, potong dadu
  5. 100 gram buncis, iris halus
  6. 100 gram brokoli, cincang halus
  7. 50 gram jagung manis
  8. 50 gram kacang polong
  9. 2 batang daun bawang, iris halus
  10. Garam, merica bubuk, gula pasir secukupnya
  11. 2 sendok makan terigu
  12. 100 ml susu cair
Bahan Pencelup:
2 butir telur
200 gram tepung panir

Cara Membuat Resep Masakan Risoles Sayuran:
  1. Isi: panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
  2. Masukkan wortel, buncis, brokoli, jagung manis, kacang polong, daun bawang. Masak hingga layu.
  3. Tambahkan garam, merica bubuk, gula pasir. Aduk rata. Beri terigu, aduk rata. Tuang susu cair, masak hingga adonan mengental. Angkat.
  4. Kulit: Larutkan susu bubuk dengan air hingga rata. Masukkan terigu dan garam, aduk rata.
  5. Tambahkan kocokan telur, aduk rata. Panaskan pan dadar, olesi dengan sedikit mentega.
  6. Tuang adonan di atas pan dadar, ratakan. Masak hingga matang, angkat, lakukan hal yang sama hingga bahan habis, sisihkan.
  7. Ambil selembar kulit, isi dengan bahan isi, lipat. Gulung hingga padat dan rapi. Celupkan dalam kocokan telur, gulingkan di atas tepung panir hingga rata.
  8. Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga matang.
Hasil: 15 Porsi

Sate Blengong Brebes

sate blengong

Jika kita di tanya tentang brebes pasti yang terlintas pertama kali adalah telur asin, itu tidak salah tetapi juga tidak selalu benar karena di brebes ternyata ada makanan lain yang rasanya sangat nikmat dan mak nyus tentunya. Namanya adalah sate blengong, dan bagi anda penikmat sate harus mencoba karena sate blengong berbeda dengan sate madura atau sate yang lainnya.

Blengong adalah sejenis unggas dari persilangan antara bebek dan mentok. Blengong memiliki rasa yang tidak amis di bandingkan dengan bebek. Sate blengong pada awalnya adalah menggunakan daging bebek yang sudah tidak produktif untuk bertelur lagi, tetapi karena kebutuhan bebek untuk makanan ini makin tinggi makanya sekarang di budidayakan blengong.

Dari segi penyajian sate blengong cukup berbeda dengan sate-sate pada kebanyakan. Tusuk Sate Blengong berasal dari batang bambu yang ukurannya lebih besar dan panjang. Potongan daging Blengong juga cukup besar dan banyak dalam satu tusuk sehingga dalam satu porsi sate blengong biasanya hanya terdapat dua buah tusuk saja.

sate blengong ini tetap dibakar diatas bara api seperti membakar sate madura atau lainnya, namun sebelumnya dilakukan perebusan daging blengong terlebih dahulu agar lebih empuk dan bumbunya lebih meresap. Sedangkan untuk kuahnya berasal dari santan dan bumbu dapur yang mirip kuah opor.

sate blengong ini juga bisa kita temukan di tegal dan biasanya di santap dengan kupat glabet dan bagi anda yang takut dengan kolestrol tinggi tidak usah khawatir dengan makanan ini karena keduanya adalah makanan yang rendah kolesterol, jadi aman di makan.

Indonesia Peringkat Ke-5 Tujuan Wisata Halal

bhpariwisatactt
Foto: dev/detikFood

Wisata halal menjadi pertimbangan penting bagi wisatawan mancanegara terutama kaum muslim. Wisata yang dilengkapi dengan sarana dan makanan halal ternyata mampu menyedot banyak wisatawan. Sayang sekali dalam sebuah survey Indonesia hanya mampu meraih peringkat ke 5 sebagai daerah tujuan wisata halal di dunia!

Tak dapat dipungkiri, kuliner halal kini telah menjadi salah satu daya tarik pariwisata yang dapat mendongkrak kunjungan wisatawan asing ke suatu negara. Sebut saja Malaysia, Turki, Egypt, dan Marrocco, negara-negara tersebut telah sukses menjadikan kuliner halal sebagai salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke negara mereka.

Menurut hasil survei yang dilakukan oleh Crescentrating Halal Travel yaitu sebuah penyedia fasilitas layanan travel, informasi jasa dan resto halal yang berbasis di Singapura. Dalam surveinya terhadap "10 Halal Friendly Destinations", Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia hanya menempati ranking ke-5.

Posisi Indonesia ini jauh diatas Malaysia yang menempati urutan pertama, dan satu tingkat di atas Thailand yang menempati urutan ke-6. Padahal menurut data statistik Menbudpar terdapat sekitar 122.312.000 wisatawan lokal di tahun 2010 dan 7.002.944 wisatawan mancanegara yang datang ke seluruh wilayah di Indonesia.

Untuk wisatawan lokal sendiri sebagaimana mayotitas penduduk Indonesia adalah muslim, maka ketersediaan kuliner halal otomatis sangat dibutuhkan. Untuk wisatawan mancanegara terdapat sebanyak 1.034.642 berasal dari Malaysia, 68.878 dari Arab Saudi, 3.277 dari Mesir, dan 4.906 dari UEA. Ini membukatikan bahwa mayoritas wisatawan yang datang adalah kaum muslim.

Seperti yang dikatakan oleh Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata, Firmansyah Rahim dalam seminar sehari yang diselenggarakan oleh LPPOM MUI kemarin (6/4). Wisatawan Timur Tengah masih menjadi wisatawan terbesar di Indonesia, sehingga penyediaan kuliner halal sangatlah penting. Dari data Crescentrating saja diketahui pengeluaran wisatawan muslim dunia telah mencapai sekitar US$ 930 miliar (2009), sedangkan Indonesia hanya memperoleh US$ 6.3 juta saja (2009).

Hal ini juga terkait dengan UU no.10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Dimana disebutkan bahwa berwisata merupakan hak asasi manusia (butir b) dan pariwisata merupakan bagian integral pembangunan nasional dan memberikan perlindungan nilai-nilai agama, budaya, dan lingkungan hidup (butir c).

Oleh karena itu setiap wisatawan berhak atas pelayaan makan dan minum, baik untuk muslim dan non muslim. Sehingga untuk wisatawan muslim, mereka berhak atas kepastian dalam mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal. Dan pada akhirnya hal ini juga akan menjadi kewajiban dan tanggung jawab pengusaha untuk memastikan halal dan non halalnya baik makanan dan jasa.

Pemerintah pun telah berencana dalam membuat sejumlah kegiatan penunjang ketersediaan kuliner halal ini. Mulai dari penyusunan standar usaha hotel (termasuk makanan dan minuman dalam hotel), penyusunan standar usaha restoran dan jasa boga (katering), penyusunan standar usaha jasa makan-minum (RM, Cafe, dan bar), penyusunan standar usaha lain yang memiliki fasilitas makan minum dalam usahanya, dan optimalisasi kemitraan dengan PHRI, APJI, ACP, ICA, dll.

Peran dalam mewujudkan ketersediaan halal ini memang tidak bisa lepas dari keterkaitan berbagai pihak. Mulai dari LPPOM MUI sendiri sebagai lembaga sertifikasi halal, Menbudpar, para agen perjalanan wisata, PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Seluruh Indonesia, APJI (Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia), ACP (Asosiasi Chef Profesional), serta masyarakat.
(dev/Odi)