Wisata Kemerdekaan di Rumah Masa Kecil Bung Karno

Tokoh Proklamator itu banyak menghabiskan masa mudanya di rumah itu.

Siti Nuraisyah Dewi, antv/tvOne

Sejumlah orang menghadiri acara peringatan hari kelahiran Presiden pertama RI Soekarno ke-112 di Jakarta
Sejumlah orang menghadiri acara peringatan hari kelahiran Presiden pertama RI Soekarno ke-112 di Jakarta(ANTARA/Andika Wahyu)
VIVAnews - Wisatawan nampak memadati Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur. Selain berlibur, wisatawan juga dapat mengenal sosok Sang Proklamator Kemerdekaan RI yang menghabiskan masa mudanya di rumah itu.

Tak hanya warga Blitar saja yang tertarik berkunjung ke Istana Gebang, tetapi hampir dari seluruh penjuru Indonesia dan wisatawan manca negara pernah menginjakkan kaki.

Sepintas, Istana Gebang jika di lihat dari luar, nampak seperti rumah pada umumnya. Namun, jika melihat bangunan dan tekstur rumah, ternyata bangunan seluas 500 meter persegi itu yang berdiri di atas tanah seluas dua hektare ini merupakan bangunan peninggalan pemerintahan kolonial Belanda.

Wajah Istana Gebang didominasi warna abu-abu dan putih, memiliki satu ruang tamu yang lengkap dengan perangkat meja, kursi antik dan kuno. Ini adalah peninggalan Nyonya Sukarmini, yang tak lain adalah kakak dari Bung Karno.

Selain itu, juga terdapat ruang keluarga, serta empat kamar tidur, yang salah satunya merupakan kamar khusus milik Bung Karno yang terlihat sakral berbalut kelambu putih.

Di kamar Bung Karno tersebut, juga terdapat kotak kaca yang berisi keris. Di atas meja rias juga terpampang foto semasa kecil ketiga buah hati Bung Karno, yakni Sukmawati, Megawati, dan Rachmawati dalam pelukan mesra sang ayah.

Istana yang pernah dipugar sekitar 1984 itu, di dalamnya banyak terdapat foto Bung Karno dan keluarganya.

Hampir setiap bentuk di dinding dan sudut ruangan, terpampang foto Sang Proklamator semasa hidup. Selain itu, juga terpampang foto ayah Bung Karno, Raden Sokemi Sosrodihardjo dan foto sang Ibu, Ida Ayu Nyoman Rai, serta berbagai tulisan yang berisi amanat dari Presiden pertama Indonesia ini.

Boby Ali, wisatawan asing asal Pakistan, mengatakan dia sengaja mengunjungi Istana Gebang untuk mempelajari semangat Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan RI.

Dia berharap nasionalisme Bung Karno dapat menjadi tauladan generasi muda dalam membangun bangsa.

Istana Gebang ini sempat ditutup pada 2009, ketika terjadi polemik yang terjadi pada ahli waris keluarga Bung Karno, sehingga beujung pada penjualan Istana Gebang ke pihak Pemerintah Kota Blitar.

Keberadaan Istana Gebang diharapkan semakin melengkapi paket wisata sejarah yang ada di kota Blitar, selain makam Bung Karno. (tvOne/Hendra Setyawan)
(ren)

Wisata Bahari Lamongan

WISATA BAHARI LAMONGAN (WBL)


Pintu Masuk Wisata Bahari Lamongan

Wisata Bahari Lamongan atau yang biasa dikenal dengan sebutan WBL menjadi salah satu pilihan tempat wisata yang bisa anda kunjungi sebagai sarana rekreasi keluarga, kantor, sekolah.

Kawasan wisata yang terletak di Jl. Raya Paciran (ex. Tanjung kodok) cocok bagi anda yang ingin refreshing menghilangkan stress atau kejenuhan terhadap rutinitas pekerjaan sehari-hari. WBL akan memanjakan anda dengan wahana-wahananya yang menarik untuk dinikmati seperti wahana yang bisa bikin sport jantung, bikin ketawa-ketiwi atau menjerit-jerit. Kebanyakan pengunjung yang datang ke WBL rata-rata menggunakan kendaraan pribadi atau bus pariwisata.

Namun jangan khawatir bagi anda yang memang benar-benar nekat melancong dengan menggunakan kendaraan umum, karena anda bisa mengikuti panduan berikut ini untuk traveling menggunakan kendaraan umum khususnya bagi pelancong yang berasal dari Surabaya.

Anda berangkat dari Surabaya menuju terminal OSOWILANGON.
NB : untuk sampai OSOWILANGON anda bisa naik bus dari RSI Wonokromodengan tarif Rp. 5.000 atau rute yang biasa dilalui bus OSOWILANGON . Kalau posisi anda di sekitar Pasar Turi, anda bisa naik lyn jurusan OSOWILANGON.

RUTE KENDARAAN UMUM
Dari OSOWILANGON anda naik bus mini ARMADA jurusan Paciran / WBL.
Tarif : Rp. 9.000
Sampai dipemberhentian terakhir bus mini anda naik COLT.
Karena jaraknya pendek kira-kira 1 menit anda bisa membayar dengan tarif Rp. 2.ooo
Kalau dihitung-hitung lumayan murah kan untuk transportnya. Tapi ya itu dia anda harus bersabar ketika menempuh perjalanan menuju WBL karena yang namanya kendaraan umum pasti sering berhenti untuk mencari penumpang.
Pengalaman saya waktu kesana menggunakan kendaraan umum, ketika itu saya sampai di OSOWILANGON pukul 07.30 WIB, namun bus baru berangkat pukul 9.00 WIB dan sampai di WBL pukul 11.00 WIB

PETA LOKASI WISATA BAHARI LAMONGAN


TARIF MASUK WISATA BAHARI LAMONGAN

Week Day ( Senin – Kamis ) : Rp 30.000,-
Week End ( Jum’at – Sabtu ) : Rp 40.000,-
Setiap kali Hari Libur Atau Musim Liburan maka tarif yangberlaku adalah : Rp 40.000,-

Kini setelah hadir MAHARANI ZOO, WBL menyediakan paket terusan dengan tambahan lokasi tersebut sehingga terifnya menjadi :

Week Day ( Senin – Kamis ) : Rp 40.000,-
Week End ( Jum’at – Sabtu ) : Rp 52.000,-

DISCOUNT :
40 – 150 orang : Rp 1.000/tiket
151 – 300 orang : Rp 1.500/tiket
>301 orang: Rp 2.000/tiket

PERATURAN
Sebelum masuk ke Wisata Bahari Lamongan, perhatikan peraturan tempat wisata tersebut bagi pengunjung diantaranya :
Dilarang membawa makanan berupa Nasi, Mie, Lontong, dan Sayur
Anak-anak dengan tinggi badan >85 cm dikenakan tiket penuh
Tiket yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan
Buka setiap hari mulai pukul 08.30 s/d 16.30 WIB

WAHANA DI WISATA BAHARI LAMONGAN
Berbagai wahana permainan tersedia Wisata Bahari Lamongan. Diantaranya ada yang termasuk Fasilitas Gratis (Terusan) dan ada yang Fasilitas Bayar.


Fasilitas GRATIS
Rumah Kucing
Galeri Kapal & Kerang
Sarang Bajak Laut
Goa Insektarium
Playground Remaja
Permainan Air
Playground Pasir
Kolam renang air tawar
Kolam renang air laut
Water boom
Kano
Anjungan wali songo
Bioskop 3 dimensi
Rumah sakit hantu
Rotary coaster
Samba jet
Mini Columbus
Mini train
Arena bermain
Tembak air
Marry go round
Mini bumper car
Mini bumper boat
Arena mengemudi
Motocross
Tagada
Planet kaca
Tembak ikan
Taman berburu
Paus dangdut
Jet coaster
Bumper car
Space shuttle
Rodeo
Bioskop desperado


Fasilitas Bayar
Arena pahan : Rp 5.000,-
Zona perang : Rp 5.000,-
Istana hantu : Rp 5.000,-
Arena foto cowboy : Rp 5.000,-
Kereta andong : Rp 5.000,-
Soccer : Rp 5.000,-
Big hammer : Rp 5.000,-
Boxing : Rp 5.000,-
Arena ketangkasan : Rp 1.000,-
Video games : Rp 5.000,-
Flying fox : Rp 20.000,-
ATV : Rp 10.000,-
Kiddy Ride : Rp 5.000,-
Sepeda air : Rp 7.000,-
Ski Boat : Rp 10.000,-
Long Boat : Rp 20.000,-
Speed Boat : Rp 100.000,-
Banana Boat / max. 5 orang : Rp 175.000,-
Perahu Tradisional / paket / max. 10 orang : Rp 10.000
Blue Eagle / jam / max. 10 orang : Rp 2.500.000,-
GoKart / 1 lap : Rp 14.000,-
GoKart / 2 lap : Rp 25.000,-

PETA LOKASI PERMAINAN


Bagi pengunjung yang ingin membawa oleh-oleh , jangan khawatir karena WBL terdapat Souvenir Shop, Pasar Ikan, Buah dan Sayur, serta Pasar Hidangan.

Bagi anda yang suka seafood, jangan lewatkan untuk membeli Pindang Bakar, karena rasanya yang uenaaak, apalagi ditambah dengan sambal kecapnya sehingga rasanya semakin maknyuuus abis.
Selamat berlibur dan nikamti hari yang menyenangkan.

Berjalan Kaki Menelusuri Wisata Surabaya

Wisata Surabaya tidaklah berbeda jauh dengan wisata di kota-kota besar lainnya. Namun yang membedakan adalah budaya, iklim di Surabaya yang lebih panas dibadingkan dengan beberapa kota di pulau jawa lainnya serta aneka ruang yang jelas tidak terdapat di kota lain dimanapun. Sebagai langkah kaki pertama saya akan mengantarkan anda menuju sudut alun-alun Surabaya.

Letaknya tidak begitu jauh dari kantor Walikota Surabaya dan kantor Gubernur Jawa Timur. Tempatnya begitu ramai di malam hari, menikmati terangnya lampu-lampu kota, ramainya para pedagang kaki lima yang menjajalkan berbagai macam makanan khas Surabaya juga tak kalah dalam meramaikan suasana malam di Surabaya.

wisata-surabaya

Sepintas tidak ada yang berbeda dengan alun-alun lainnya, namun jika kita perhatikan lagi lebih dekat kita akan melihat ada pengamen yang khas menggunakan baju berbudaya orang using atau orang dengan kaos dan menggunakan blangkon khas jawa timur sambil membawakan lagu-lagu campur sari. Unik bukan?

Setelah puas makan di pinggir jalan sambil menikmati alun-alun kota, wisata Surabaya-nya dilanjutkan dengan berjalan kaki ke arah Tugu Suroboyo, disana pada siang hari tidak akan terdapat aktifitas berarti namun pada malam hari, banyak aktiftas yang cukup ramai, seperti pagelaran musik, drama atau kesenian lainnya. Beberapa even musik nasional sering diadakan disini. Makanya gak heran kalau banyak musisi besar yang lahir dari kota ini.

Sebelum kembali ke penginapan ada baiknya mencicipi soto khas Surabaya yang diracik khusus menggunakan bahan pikiran atau ingin mencoba ceker Lapindo? Makanan unik yang terinspirasi dari luapan lumur Lapindo, rasanya lezat, pedasnya mantab membuat mulut terpenuhkan oleh air liur. Jika telah selesai menikmati malam yang semakin larut, langkahkan kaki kita kembali ke penginapan.

Dalam ber-wisata Surabaya dengan menggunakan metode jalan kaki, dianjurkan untuk tidak jauh-jauh ke tempat yang tidak perlu dikunjungi seperti museum, beberapa gedung tua, atau tempat lainnya, karena tutup pada malam hari. Selamat berwisata semoga ini bisa menjadi salah satu acuan anda untuk berkunjung ke kota pahlawan ini.

Kumpulan Tempat Wisata di Surabaya

Benteng Kedung Cowek
Tempat wisata di Surabaya Kedung Cowek, Bulak, menghadap Selat Makassar, Belanda dan Jepang, yang masih tertutup untuk umum, di bawah pengawasan militer.

Bangunan Aperdi
Tempat wisata Surabaya yang merupakan bangunan tua dengan arsitek HP Berlage, yang didirikan pada tahun 1901, sebelumnya digunakan sebagai kantor asuransi warga negara Belanda.

Balai Kota
Tempat wisata di Jimerto No Surabaya. 25-27, Surabaya, dibangun pada tahun 1923 dan selesai pada tahun 1927, oleh arsitek C. Citroen.

Pemuda Aula Gedung
Tempat wisata di Jalan Surabaya Gubernur Suryo 15, Surabaya, sebelumnya dikenal sebagai De Simpangsche Societeit.

Hall of Teman
Jalur Tile Kali 89-91, Surabaya, Telp 031-5316973, didirikan pada tahun 1930-an, tetapi tidak jelas siapa arsitek yang merancang bangunan.

Bank building
Tempat wisata di sudut Jalan Pahlawan Surabaya dan Jl. Kebun Rojo, Surabaya, dibangun pada tahun 1911, dirancang oleh arsitek Hulswit Biro.

Cigar Rumah
Tempat wisata di Surabaya Rajawali 5, Surabaya, dekat Jembatan Merah, memiliki objek menara berbentuk cerutu khas, dibangun pada tahun 1916.

Grahadi
Tempat wisata di Surabaya sebuah bangunan peninggalan kolonial yang indah, yang dibangun pada tahun 1795 oleh Dirk Van Hogendorp, kemudian digunakan sebagai Raad van Justitie.

Building Hotel Ibis
Tempat wisata di Surabaya Rajawali 9-11, Tel. 031-3539994, tidak jauh dari Jembatan Merah, membangun objek asli berada di depan hotel.

Majapahit Hotel Building
Tempat wisata di Tunjungan No Surabaya. 65, Telp 031-5454333, dibangun pada tahun 1910 dan dibuka pada tahun 1911 oleh Lucas Martin Sarkies, di mana insiden bendera bersejarah.

Lama Gedung Kantor Gubernur
Jl. Pahlawan 110, Surabaya, dibangun pada tahun 1929-1931, sebagai Gouverneurs Kantoor, Residency Kantoor, dan masih terlihat anggun sampai sekarang.

General Post Office Building
Tempat wisata di Surabaya Kebonrojo 10, Telp 031-3536131, oleh arsitek G. Bolsius. Pembangunan tahun 1881 - 1926 digunakan sebagai gedung sekolah HBS.

Post Office Building Persimpangan
Tempat wisata di Surabaya Apsari Park 1, Tel. 031-5481029, yang merupakan kantor pos pertama di Surabaya yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda.

Perjuangan Monument Gedung Pers
Jl Tunjungan 100, Surabaya, hanya beberapa ratus meter dari Hotel Majapahit obyek wisata, tapi sayangnya terlihat ditinggalkan dan ditutup.

Gedung Nasional Indonesia
Tempat wisata di Surabaya Bubutan 87, tidak jauh dari Stasiun Pasar Turi dan Tugu Pahlawan, di belakang ada Makam Dr atopik Dermatitis.

Penjara Kalisosok bangunan
Tempat wisata di Kalisosok Surabaya, Surabaya, dibangun oleh Belanda dan pernah menjadi pahlawan penahanan, baik sebelum maupun setelah kemerdekaan.

Gedung PTPN XI
Jalan Merak No. 1, Surabaya, merupakan bangunan peninggalan Belanda masih terlihat cantik, dan dibuka untuk umum.

RRI bangunan
Tempat wisata di Jalan Pemuda Surabaya. Di tempat ini, pada 28-30 Oktober 1945, pertempuran sengit antara pejuang dan tentara Sekutu yang menelan banyak korban.

Darmo Rumah Sakit Building
Tempat wisata di Surabaya Raya Darmo 90, Telp 031-5676253. Pada 27 Oktober 1945 Tempat ini digunakan sebagai pusat pertahanan Sekutu, dan insiden penembakan yang memulai pertempuran besar 10 November 1945.

Gedung Siola
Tempat wisata di Tunjungan Surabaya, Surabaya, dibangun pada tahun 1877 oleh Robert Laidlaw dan bernama "Het Engelsche Warenhuis", kini telah menjadi sebuah mal.

Bangunan soverdi
Tempat wisata di Surabaya Jl. Polisi Khusus 9, Surabaya, dibangun pada tahun 1925, oleh arsitek Hulswit, Fermont & Ed. Cuypers.

Hati Kudus Yesus Gereja Katolik
Tempat wisata di Surabaya Khusus Kepolisian 11-15, Telp 031-5677845, 5688092, terletak tepat di sebelah gedung soverdi.

Kelahiran Katolik Gereja Santa Perawan Maria
Tempat wisata di Surabaya Kepanjen 4-6, Telp 031-3520600, 3551077, 1,2 km dari Tugu Pahlawan, sebuah gedung gereja tua yang indah di Surabaya.

Jembatan terpanjang
Pemandangan Surabaya yang melintasi Selat Madura, menghubungkan Surabaya dan Madura, terpanjang di Indonesia.

Boen Bio Candi
Tempat wisata di Surabaya Kapasan 131, dibangun pada tahun 1883, satu-satunya kuil Konfusius di Asia Tenggara.

Hong Tiek Hian Candi
Surabaya tempat-tempat wisata di Dusun, adalah kuil tertua, dibangun pada prajurit Majapahit awal.

Mr Kik Bio Candi
Tempat wisata di Surabaya Jagalan 74-76, Telp 031-3570761, mulai dibangun pada tanggal 8 April 1951 dan diresmikan pada tanggal 17 Juni 1952.

Agung Candi studio
Tempat wisata di Surabaya Sukolilo 100, juga disebut Temple of San Tang Hong, di kompleks Kenjeran Pantai Ria.

Dr makam. Dermatitis Atopik
Tempat wisata di Surabaya Indonesian National Building kompleks, Bubutan, di mana mayat Dr atopik Dermatitis dimakamkan.

Makam Peneleh
Peneleh tempat wisata di Surabaya, adalah makam Belanda yang modern tertua di Indonesia, tetapi ditinggalkan.

Makam Sunan Ampel
Tempat wisata Surabaya di belakang kompleks Masjid Ampel, Jl. Ampel Suci 45, yang selalu ramai dengan peziarah.

Makam Sunan Bungkul
Tempat wisata di Taman Bungkul Surabaya, Jl. Progo, sebuah makam nayaka Kerajaan Majapahit, Sunan Giri hukum.

Tomb W.R. Supratman
Tempat wisata di TPU Rangkah Surabaya, Jl. Kenjeran, pencipta makam Indonesia Raya, yang meninggal 17 Agustus 1938.

Masjid Ampel
Tempat wisata di Ampel Surabaya Saints 45, Tel. 031-3537948, Sunan Ampel didirikan pada 1421 Masehi, arsitektur Jawa kuno dan Timur Tengah.

Masjid Kemayoran
Tempat wisata di Indrapura Surabaya, Surabaya, dibangun 1844-1848, dirancang oleh JWB Wardenaar dengan dua menara.

Masjid Muhammad Cheng Ho
Tempat wisata di Gading Surabaya, di belakang Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa, mulai dibangun 15 Oktober 2001.

Nasional Masjid Al Akbar
Tempat wisata di Surabaya Pagesangan, vas, Telp. 031-8289755, 8289756, diluncurkan 10 November 2000 dengan tinggi menara 99 m.

Monumen Jenderal Sudirman
Tempat wisata di Yos Sudarso Surabaya, Surabaya, dengan pahatan kata Jenderal, Leo Kristi mengilhami seniman.

Monumen Kapal Selam
Tempat wisata di Surabaya Embong Kaliasin, Telp 031-5490410, adalah KRI Pasopati 410 kapal selam, Soviet dibuat pada tahun 1952.

Suryo Monument
Tempat wisata di Taman Apsari Surabaya, Gubernur Jawa Timur pertama yang jatuh pada PKI Madiun pemberontakan 1948.

Museum House of Sampoerna
Tempat wisata di Taman Sampoerna 6 Surabaya, Telp 031-3539000, yang dimiliki oleh Liem Seeng Tee keluarga, pendiri Pabrik HM Sampoerna.

Nambangan pantai
Tempat wisata di Nambangan Desa Surabaya, Kenjeran, tempat yang baik untuk menikmati pemandangan Suramadu.

Empat Wajah patung Buddha
Tempat wisata di kawasan Kenjeran Surabaya, pantai tradisional dikenal sebagai tempat romantis.

Joko patung Dolog
Tempat wisata di belakang taman Simpang Surabaya, berasal dari era Majapahit masih berdiri kokoh dan indah.

Taman Budaya Jawa Timur
Tempat wisata di Tile Kali Surabaya 85, dibangun pada tahun 1915 dan sekali sebagai kantor dan kediaman resmi dari Bupati.


Pantai Kenjeran Amusement Park
Tempat wisata di Surabaya Sukolilo 100, yang merupakan tempat penyewaan perahu untuk melihat Suramadu.

Tugu Pahlawan
Tempat wisata di Surabaya Jalan Pahlawan, sebuah monumen setinggi 45 meter, 10 saluran berbentuk tubuh.

Navy Academy
Tempat wisata di Pantai Utara Surabaya, dengan Mordofa Park, jangkar, Tank, Patung Cadet, Monumen Karyono-Risdiyanto, Audio Visual, Planetarium dan Museum AAL.

Ciputra Waterpark
Tempat wisata di Citraland Surabaya, Surabaya Barat, yang merupakan ekowisata air terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara.

Gedung Don Bosco
Tempat wisata di Surabaya Tidar 115, yang dulunya merupakan gudang persenjataan Jepang. Pada 1 Oktober 1945 tempat ini ditangkap pejuang.

Gedung Gereja Kristen Indonesia
Tempat wisata di Jalan Pregolan Surabaya, yang diresmikan pada 11 September 1881 oleh de Christeijke Gereformeerde Kerk. Gereja Reformasi awalnya disebut Surabaya.

Gedung Internatio
Tempat wisata di Surabaya Jayengrono Park, AIA kepemimpinan Ghijsels biro dirancang, dibangun 1927-1931. Sebelumnya bernama Internationale Crediet-en Handelsvereeniging "Rotterdam".

Gedung Juang DHD '45
Tempat wisata di Surabaya Mayjen Sungkono, Suharto diresmikan pada tanggal 17 April 1993, dengan patung Kolonel Sungkono, dan ukiran bambu runcing.

Gedung Pertamina
Tempat wisata di Jalan Surabaya Commerce, Sekutu menduduki bawah Kolonel Pugh pada tanggal 25 Oktober 1945. Instruksi kepada pejuang Pugh Kolonel menyita senjata berakhir dengan kematian Mallaby.

Energy Building PT Artho Ageng
Tempat wisata di Surabaya Jalan Veteran. Menemukan tidak ada informasi tentang kapan pondasi bangunan ini dan siapa arsitek.

Gedung Santa Maria
Tempat wisata di Surabaya Raya Darmo 49, di mana pembentukan TRIP oleh Mas Isman. Pernah sebagai pusat penahanan, dan Markas Perusahaan Bidang ke-71 Resimen Artileri-3.

St Louis Sekolah
Tempat wisata di Jalan Surabaya Polisi Khusus, Mabes Polri khusus yang menjadi kepala M. Yasin. Pada tanggal 20 Agustus 1945, di sini ada penurunan bendera Hinomaru menggantikan Merah Putih.

Gedung Wismilak
Tempat wisata di RSU Dr Soetomo 27, yang dibangun pada tahun 1920, yang menjadi markas polisi Jepang (Tokubetsu Keisasutai) pada saat pendudukan.

Jembatan Merah
Tempat wisata di Surabaya Jl. Jayengrono, di Kali Mas, yang dikenal sebagai Roode Brug. Mallaby mobil di jembatan terkena ledakan yang membunuhnya pukul 20.30.

Jembatan Petekan
Tempat wisata di Ujung Surabaya, dekat dengan pelabuhan Tanjung Perak, menyeberang Sungai Kalimas, membangun Hindia Belanda pada awal 1900-an, tetapi tampaknya sekarang ditinggalkan.


Taman Remaja
Tempat wisata di Surabaya Jl. Kusuma Bangsa 112-114, Surabaya, yang telah berusia lebih dari 30 tahun, dengan 16 pertandingan, 2 panggung hiburan dan kafe dan restoran 4.

Taman Simpang
Pemandangan di Surabaya Grahadi, sebelumnya dikenal sebagai Taman Kroesen, Resident bernama JC Th. Kroesen, 1888-1896.


Kebun binatang
Tempat wisata di Surabaya Setail 1, 4300 dengan koleksi hewan, didirikan 31 Agustus 1916 sebagai "Soerabaiasche Planten en Dierentuin-" inisiatif HFK Kommer.

Bambu Runcing monumen
Tempat wisata di Surabaya Jalan Panglima Sudirman, yang menjadi pengingat tentang peran senjata tradisional saham di perang kemerdekaan melawan tentara kolonial.

Jales Veva Jaya Mahe Monumen
Tempat wisata di Tanjung Perak Surabaya, patung petugas Angkatan Laut yang dibuat setinggi 30,6 m Nyoman Nuarta. Berikut adalah gong Kyai Tentrem monumen, 6 m dengan diameter.

Polisi Monumen Perjuangan
Tempat wisata di Surabaya Raya Darmo, di pejuang ketekunan memori dan polisi dalam memerangi penjajah sehingga berhasil menguasai gedung St. Louis di Jl. Dr. Sutomo.

Museum 10 November
Tempat wisata di Jalan Pahlawan Surabaya, mulai berfungsi pada 1 November 1998, terdiri dari dua lantai, dengan skrining kamar 10 November 1945 pertempuran dan diorama.

Museum Kesehatan
Tempat wisata di Surabaya Indrapura 17, diresmikan pada 14 September 2004, dengan koleksi benda-benda bersejarah dalam pelayanan kesehatan dari berbagai daerah dan perpustakaan.

Museum Mpu Tantular
Tempat wisata di Jalan Surabaya No Mayangkara Park. 6, yang merupakan kelanjutan dari Stedelijk Historisch lembaga kebudayaan Museum Soerabaia Von Vaber didirikan pada tahun 1933.

Museum TNI-AL Loka Jala Crana
Tempat wisata di Morokrembangan dSurabaya, Kecamatan Krembangan, dengan koleksi kapal perang, pesawat terbang, helikopter, Tank Amfibi PT 76, artileri pertahanan udara, dan banyak lagi.

Ria Kenjeran Pantai
Tempat wisata di kota timur Surabaya, dengan fasilitas olahraga, berkuda, terbang layang, lihat pertunjukan Barongsay, sambil menikmati makanan khas Surabaya.

Pelabuhan Kalimas
Tempat wisata Surabaya yang merupakan pelabuhan tradisional bongkar kapal laut dan tongkang yang berada di sekitar Jepang sebagai Eagles dan Api

Pelabuhan Tanjung Perak
Tempat wisata di daerah Tanjung Perak Surabaya yang pertama kali dibangun pada tahun 1910 oleh WB Van Goor dan sekarang pelabuhan terbesar kedua Tanjung Priok.

Jurang perkemahan Telinga
Tempat wisata di Surabaya yang merupakan sebuah danau kecil di Desa Benowo, Kecamatan Benowo, di mana pengunjung dapat menikmati ikan bakar, minuman legen, memancing dan berkemah.

Air pintu Jagir
Tempat wisata di Surabaya Jl. Jagir, Pacekan Desa, Wonokromo, dibangun oleh Belanda pada tahun 1912, digunakan untuk mengontrol air sungai ke kota Surabaya.

Pura Jagad Karana
Tempat wisata di Jalan Surabaya Dolphins # 1 yang merupakan candi Hindu terbesar di kota Surabaya, pertama kali diresmikan pada tanggal 29 November 1969.

Orang Taman Hiburan
Tempat wisata di Surabaya Jl. Kusuma Bangsa 110, yang merupakan tempat berbagai pertunjukan seni seperti pertunjukan drama, konser musik, ludruk, wayang orang, dan pertunjukan dangdut.

Semoga Kumpulan Tempat Wisata di Surabaya Terlengkap ini Bermanfaat!

Wisata Bromo

Tips Wisata ke Gunung Bromo dari Jakarta

Ingin melihat pemandangan paling indah matahari terbit di Tanah Air? Datanglah ke Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Ada sensasi tersendiri melihat matahari pelan-pelan muncul dari balik gunung dan awan terasa di bawah mata kita. Bagaikan mengawang di atas gunung.
Dari Jakarta menuju Gunung Bromo bisa ditempuh dengan tiga cara. Melalui udara langsung beli tiket pesawat Jakarta-Surabaya. Hampir semua maskapai penerbangan nasional membuka jalur Jakarta-Surabaya.

Sampai di Bandara Juanda ada pilihan bus Damri yang mengantar kita ke terminal bus Bungurasih Surabaya. PIlih bus jurusan Jember atau Banyuwangi. Kepada kondektur bus, katakan bahwa Anda ingin turun di Probolinggo.

Sampai Terminal Probolinggo, Anda bisa naik angkutan desa ke jurusan Kecamatan Ngadisari, biayanya sekitar 25 ribu rupiah. Tetapi jangan kaget. Angkutan desa ini menunggu penumpang hingga penuh, barulah kemudian ia mau berangkat. Jadi agak lama menunggu mobil jenis colt lama itu untuk berangkat.

Melalui jalur kereta api, banyak pilihan untuk Anda, mulai dari kelas eksekutif sampai ekonomi. Anda bisa naik kereta api eksekutif Agro Angrek atau kereta api ekonomi non-AC Gaya Baru sampai Surabaya.

Dari Stasiun Kereta Api Gubeng, Surabaya, Anda bisa naik Kereta Api Mutiara Timur jurusan Surabaya-Banyuwangi yang berangkat pukul 09.00 WIB setiap harinya. Anda beli tiket sampai Stasiun Probolinggo saja. Dari Stasiun Probolinggo bisa naik angkutan kota ke Terminal Bus Probolinggo untuk ganti angkutan desa ke Kecamatan Ngadisari, kota terakhir sebelum ke Gunung Bromo.

Apabila ingin naik bus eksekutif langsung ke Probolinggo, ada pilihan beberapa bus eksekutif di Terminal Bus Lebakbulus Jakarta jurusan Jember atau Banyuwangi. Anda cukup beli tiket jurusan Jakarta-Probolinggo saja.

Di Kecamatan Ngadisari banyak pilihan tempat menginap. Bisa di hotel atau rumah-rumah penduduk yang sekamar hanya 100 hingga 200 ribu rupiah saja. Urusan perut tak perlu khawatir. Ada banyak warung-warung makanan yang menjual minuman dan makanan panas untuk mengurangi dinginnya udara Gunung Bromo.



Untuk melihat matahari terbit ke Gunung Bromo lokasinya berada di Penanjakan. Anda perlu menyewa mobil jip hardtop untuk mengantar Anda menyeberangi lautan pasir. Harga sewa sekitar 300 hingga 400 ribu rupiah per mobil.

Untuk sewa mobil ini Anda bisa patungan dengan beberapa wisatawan. Satu mobil cukup untuk tujuh orang. Anda harus sudah memesan mobil jip ini pada malam hari. Pemilik hotel jam 03.00 WIB akan membangunkan Anda untuk berangkat melihat matahari terbit. Supir jip disini sangat mahir menyetir mobilnya di lautan pasir yang gelap.

Jangan lupa membawa jaket, syal, sarung tangan, dan topi penutup telinga. Karena selain dinginnya udara, juga angin kencang membuat Anda kedinginan. Sangat beruntung apabila Anda datang tidak dalam keadaan cuaca mendung sehingga leluasa melihat matahari terbit.

Sekitar pukul 04.45 WIB matahari akan terbit perlahan-lahan. Sekitar 30 menit Anda akan takjub melihat keindahan matahari terbit sampai akhirnya matahari terang berendang dan puncak Gunung Bromo terlihat bersebelahan dengan Gunung Batok.

Jangan kaget banyak pengunjung yang bertepuk tangan saat matahari muncul perlahan-lahan tersebut karena keindahannya memiliki sensasi tersendiri. Kita akan merasa berada di atas awan melihat kabut di bawah menari-nari diatas Gunung Bromo. Puncak Gunung Semeru juga kelihatan dari kejauhan membelakangi Gunung Bromo.

Setelah puas foto-foto bersama di Penanjakan, Anda bisa langsung ke kawah Gunung Bromo. Mobil jip sewaan akan mengantar Anda sampai pemberhentian terakhir di dekat pura di kaki Gunung Bromo.

Untuk naik ke puncak kawah Gunung Bromo Anda bisa naik tangga sampai puncaknya. Apabila tidak mau capai, Anad bisa sewa kuda dengan ongkos 100 ribu rupiah. Anda akan naik kuda dengan dituntun pemilik kuda sehingga Anda bisa aman di atas pelana kuda tanpa khawatir kudanya lari.
Dari puncak Gunung Bromo Anda akan melihat langsung kawah yang sedikit berbau belerang. Pemandangan di bawah berupa keindahan lautan pasir dan Pura Hindu tampak anggun di kejauhan kaki gunung.

Kuda-kuda yang parkir menunggu pengunjung menyewa juga menambah keindahan pemandangan. Di sisi sebelah Gunung Bromo juga bisa dilihat Gunung Batok yang terlihat seperti bentuk kue berlapis raksasa karena bentuk gunungnya seperti berlapis-lapis.

Setelah puas berfoto ria di puncak Gunung Bromo Anda bisa siap-siap turun dari puncaknya menuju Ngadiari. Tentu kembali dengan menaiki jip sewaan yang setia menunggu Anda untuk kembali ke penginapan. Jangan lupa kesepakatan harga dengan supir jip sewaan Anda harus detail, mulai dari jemput penginapan sampai pulang kembali ke penginapan. Jangan lupa berhenti sesekali untuk foto-foto.

Banyuwangi Festival Digelar Sebulan Penuh



Jumpa pers Banyuwangi Festival di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.
Jakarta (Paradiso) €"Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menggelar pesta besar-besaran. Pagelaran tari-tarian, musik jazz, hingga balap sepeda akan berlangsung selama satu bulan. Festival ini pun menjadi acara seru bagi wisatawan untuk mengisi liburan akhir pekan ini hingga pertengahan bulan depan.

Acara Banyuwangi Festival itu bagus-bagus sekali, dengan festival maka akan lebih mengenalkan suatu destinasi, kata Wamenparekraf, Sapta Nirwandar dalam jumpa pers Banyuwangi Festival di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (14/11/2012).

Banyuwangi Festival akan berlangsung dari tanggal 15 November hingga 22 Desember 2012. Dalam satu bulan acara ini akan dimeriahkan dengan Festival Anak Yatim, Parade Gandrung Sewu, Banyuwangi Jazz Festival, Banyuwangi Etno Carnival (BEC), Pagelaran Wayang Kulit, International Power Cross Championship, International Banyuwangi Tour de Ijen, Konser Band Ungu, dan Festival Kuwung.

“Ini adalah festival yang kedua. Di sini akan ditampilkan banyak atraksi budaya seperti Banyuwangi Ethno Carnival, wayang kulit, sampai balap sepeda Tour de Ijen,€ kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas pada kesempatan berbeda.

Abdullah menambahkan, wisatawan dapat melihat parade fashion yang kental dengan nuansa etnik di Banyuwangi Etno Carnival. Serta melihat budaya asli Banyuwangi di Festival Kuwung.

Festival ini pun juga mengenalkan pesona alam Banyuwangi, salah satunya adalah dengan balap sepeda Tour de Ijen. Nantinya para pebalap dan wisatawan dapat menikmati pesona Kawah Ijen dan perkebunan-perkebunan di sana. “Ini festival yang colourful, ada wayang sampai musik jazz yang bisa dinikmati wisatawan,” ujar Sapta Nirwandar.

Hadirkan Banyuwangi Ethno Carnival



Dalam kegiatan Banyuwangi Festival kali ini juga menampilkan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) pada 18 November , merupakan event budaya berupa parade berskala internasional yang kedua dalam kemeriahan Banyuwangi Festival 2012. Inilah parade fashion yang kental dengan nuansa etnik ini mengambil tema Re-Barong Osing yang didominasi warna merah, hijau dan kuning.

BEC sengaja digelar untuk menjembatani antara modernitas dengan seni budaya tradisional khas Banyuwangi agar lebih memiliki nilai jual dalam pengembangan pariwisata, seni dan budaya. Selain itu, event ini juga dimaksudkan sebagai wadah kreatifitas untuk menuangkan gagasan unik, dan wahana untuk mengapresiasi nilai budaya lokal sekaligus sarana promosi Banyuwangi ke dunia luar.

Dijadwalkan, 200 orang peserta akan turun langsung dalam event ini, yaitu 150 orang membawakan tema Re-Barong Using, dan 50 orang peserta BEC tahun 2011 lalu. Start dari Jl Veteran (Taman Blambangan) â€" Jl Diponegoro â€" Jl Dr Sutomo- Jl A Yani dan finish di Kantor Bupati Banyuwangi pada pukul 12.30, BEC diawali dengan parade opening defile.

Tak pernah tidak, Pergelaran Wayang Kulit menjadi acara yang selalu digelar dalam setiap Harjaba. Kali ini bersama dalang mbeling Ki Enthus Susmono, 22 November, di Alun-Alun Kecamatan Genteng dengan lakon Pendowo Syukur. Terkenal dengan sabetannya yang khas, Ki Enthus akan membawa penonton Banyuwangi menjelajahi kejayaan masa lalu dalam balutan fragmen heroik yang penuh nilai.

Selanjutnya, International Power Cross Champhionship juga menjadi pilihan agenda yang tak akan ditinggalkan oleh penggila motor cross. Sebuah kejuaraan motor cross yang memiliki standar Internasional dengan menghadirkan crosser-crosser asing yang sengaja diundang untuk ikut bertanding secara sportif bersama crosser Indonesia. Event pada 1 â€" 2 Desember 2012 itu dilangsungkan di Stadion Diponegoro.



Lalu Banyuwangi Tour de Ijen (BTdI), yaitu lomba balap sepeda berskala internasional menempuh jarak sekira 340 kilometer. BTdI akan dilaksanakan pada tanggal 7-9 Desember 2012 dan akan diikuti sekira 115 atlet dari 16 negara. BTDI yang telah resmi terdaftar dalam agenda rutin (calender of event) badan balap sepeda dunia Union Cycliste Internationale di Prancis itu merupakan event internasional pertama yang diselenggarakan oleh Pemkab Banyuwangi.

Bahkan Banyuwangi, merupakan kabupaten pertama yang menggelar event internasional ini. Bersama Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) yang berafiliasi pada badan dunia Union Cycliste Internationale /International Cycling Union) kegiatan ini, juga mampu berperan sebagai jendela dunia dan spot center perhatian dunia.

Dan sebagai puncak seluruh rangkaian, warga Banyuwangi akan menghadiri Malam Resepsi Harjaba ke-241 yang dipusatkan di Alun-Alun Blambangan, pada 22 Desember 2012 pukul 19.00. Inilah puncak tumpah ruah kegembiraan masyarakat Banyuwangi yang selama hampir sebulan disuguhi pesta rakyat dengan berbagai pesonanya. (*)

Wisata 1000 Bunga Desa Sidomulyo Kota Batu



Sidomulyo adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Batu, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Desa ini terletak sekitar 8 Km dari pusat Kota Batu. Desa ini terkenal dengan agrowisata bunga atau lebih populer lagi dengan sebutan Desa Bunga. Lebih dari seribu jenis bunga dibudidayakan di desa yang mempunyai tiga dusun yakni Tinjumoyo, Tonggolari dan Sukorembug. Sekitar 50 persen dari bunga budidayanya adalah bunga mawar, sehingga menempatkan desa ini sebagai sentra bunga mawar yang cukup penting di Indonesia.



Berwisata di desa yang sekitar 50 persen tumbuh bunga mawar ini, hampir seluruhnya serba gratis, kecuali Anda membeli bunga itu pun dengan harga murah meriah.

Sejak zaman kolonial Belanda, Sidomulyo sudah terkenal oleh aneka bunga, terutama mawar. Ini karena kesejukannya. Secara geografis terletak diketinggian 1100 meter diatas permukaan laut dengan suhu sekitar 18 sampai 23 derajat celcius. Berwisata bunga di Sidomulyo memang lengkap. Mulai dari cara penanaman bunga, penyiraman hingga bunga mekar ada di desa itu. Bahkan transaksi penjualan bunga pun menjadi pemandangan menarik.



Tidak hanya mata dimanjakan oleh aneka warna bunga-bunga segar, lengkap dengan aroma wanginya saja, namun deretan Gunung Banyak hingga Gunung Panderman menjadi panorama yang menyertai wisatawan saat berwisata ke Sidomulyo. Sudah mata dan suasana hati dimanja oleh indahnya hamparan pertanian bunga, kepala tak perlu pusing karena ongkos. Wisata ke Desa Bunga ini hampir tak mengeluarkan ongkos kecuali ingin membeli bunga. Cukup jalan kaki sepanjang 3 km dari Jalan Bukit Berbunga menuju lahan-lahan pertanian bunga.



Fasilitas gratis lain yang tersedia yakni etalase bunga. Untuk mengetahui jenis bunga apa saja yang ada di Sidomoulyo, cukup datang ke Sub Terminal Agribisnis (STA) yang ada di desa itu. Di STA, sudah tersedia contoh aneka jenis bunga yang ditanami petani bunga. Capek keliling dusun melihat bunga, bisa istirahat di Pasar Bunga yang berhadapan dengan STA. Di pasar itu, ada 13 stan yang menyediakan bunga sebagai etalase raksasa dari kebun bunga.



Harga bunga di tempat ini sangat murah. Satu tanaman bunga dalam polybag, seharga sekitar Rp 200 sampai Rp 1000. Harga ditentukan dari jenis bunga. Deretan jenis bunga yang dibudidayakan petani diantaranya, mawar, agape, bambu air, lavender, wali songo, ceplo piring, cemara, beringin putih, sakura, anggrek, nusa indah. Bahkan bonsai pun tersedia di rumah-rumah penduduk.



SIDOMULYO tidak hanya jadi tempat wisata dan pasar bunga. Wisata sekaligus belajar tentang bunga sudah lama berlangsung di Sidomulyo. Para petaninya pun bersedia menjadi instruktur tanpa menarik ongkos belajar. Pangat, Suliadu dan Saniyah, adalah tiga dari sejumlah petani yang selalu menjadi guru gratis. Sudah ratusan siswa dan masyarakat umum belajar cara menanam bunga, terutama mawar.

Untuk pemesanan bunga dengan harga yang murah kualitas terbaik bisa mengunjungi :Â Jalan cemara kipas Pasar bunga Sekar Mulyo stand no 1 dan 2 dari timur.

Itulah beberapa informasi mengenai Wisata 1000 Bunga Desa Sidomulyo Kota Batu. Semoga Bermanfaat :D

Hotel atau Penginapan Paling Murah di Kediri

Hotel atau Penginapan Paling Murah di Kediri - yoshiewafa - Di kawasan propinsi Jawa Timur, Kota Kediri memang tidak se terkenal Kota Surabaya dan Kota Malang. Namun karena Perkembanganwisata di Kota Kediri serta kawasan di sekitarnya membuat kota ini cocok sebagai transit wisata, keberadaan hotel pun menjadi sangat penting di sini. Kawasan - kawasan wisata di Kota Kediri atau di Kabupaten Kediri juga bisa mendatangkan pengunjung baik itu wisatawan lokal maupun internasional.

Kota Kediri merupakan rumah saya selaku Admin yoshiewafa.blogspot.com. Di kota Kecil ini saya dilahirkan dan dibesarkan, karena itulah saya cukup memahami kota Kediri. Informasi sebelumnya adalah Hotel murah di Malang dan sekarang adalah Info Hotel murah di Kediri yang terletak tidak jauh dari kota Malang, tepatnya kurang lebih sekitar 3 jam perjalanan waktu jika menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum.

Berikut adalah Daftar Harga Hotel murah di Kediri beserta nomor Telephone dan Alamatnya nya yang bisa Anda coba dan dapat Anda jadikan tempat untuk istirahat jika tidak ada tempat untuk beristirahat di kota Kediri maka Hotel murah di Kediri lah yang bisa di jadikan alternatif jika tidak memiliki budget yang cukup banyak.

Hotel atau Penginapan Paling Murah di Kediri

Hotel atau Penginapan Paling Murah di Kediri
Hotel Bismo, Kediri
Lokasi : Jalan Panglima Sudirman Nomor 119, Kediri 64126
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 65.000 - Rp. 225.000 (Informasi dari website resmi Hotel Bismo)
Telepon : 0354696787/0354682828
Faximile : 0354681258
Email : kotaksurat@hotelbismo.com
Website : www.hotelbismo.com
Hotel Bukit Daun, Kediri
Lokasi : Jalan Agrowilis Nomor 777, Semen (Pohsarang), Kabupaten Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 190.000 - Rp. 400.000/malam
Telepon : 0354772000
Faximile : 0354774998
Email : marketing@bukit-daun.com
Website : www.bukit-daun.com
Hotel Colombo, Kediri
Lokasi : Jalan Urip Sumoharjo Nomor, Kediri
Tarif Hotel : Kurang lebih Rp. 75.000 - Rp. 125.000/malam
Telepon : 0354686548
Hotel Crown, Kediri
Lokasi : Jalan Mayor Bismo Nomor 62, Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 100.000 - Rp. 175.000/malam
Telepon : 0354672277/0354681530
Hotel Deus Datus, Kediri
Lokasi : Jalan Raya Pohsarang Nomor, Kecamatan Semen - Kabupaten Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 80.000 - Rp. 250.000/malam
Telepon : 0354771132
Hotel Indah, Kediri
Lokasi : Jalan Sriwijaya Nomor 142, Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 60.000 - Rp. 100.000/malam
Telepon : 0354667988
Hotel Kauripan, Kediri
Lokasi : Jalan Sisingamangaraja Nomor 47, Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 60.000 - Rp. 125.000/malam
Telepon : 0354686548
Hotel Mitra Inn, Kediri
Lokasi : Jalan Mayor Bismo Nomor 355
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 160.000 - Rp. 300.000/malam
Telepon : 0354684618
Faximile : 0354684617
Hotel Muslim, Kediri
Lokasi : Jalan K.H. Agus Salim Nomor 19, Kediri
Tarif Hotel : Kurang lebih Rp. 180.000/malam
Telepon : 0354772722
Hotel Mutiara, Kediri
Lokasi : Jalan Panglima Sudirman Nomor 43, Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 50.000 - Rp. 125.000/malam
Telepon :0354683841
Hotel Palapa, Kediri
Lokasi : Jalan Hayam Wuruk Nomor 42, Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 33.000 - Rp. 120.000/malam
Telepon : 0354687120
Hotel Pardikan Asri, Kediri
Lokasi : Jalan K.H. Ahmad Dahlan Nomor 128-A, Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 75.000 - Rp. 160.000/malam
Telepon : 0354772028
Hotel Pohsarang, Kediri
Lokasi : Jalan Wisata Pohsarang, Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 75.000 - Rp. 250.000/malam
Telepon : 0354773980
Website : hotelpohsarang.webs.com
Hotel Pondok Indah, Kediri
Lokasi : Jalan Raden Patah Nomor 42, Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 50.000 - Rp. 140.000/malam
Telepon : 0354666100
Hotel Prima, Kediri
Lokasi : Jalan Yos Sudarso Nomor 21 - 23, Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 40.000 - Rp. 125.000/malam
Telepon : 0354687987
Hotel Ris 1, Kediri
Lokasi : Jalan Ade Irma Suryani 1, Kediri
Tarif Hotel : Kurang lebih Rp. 40.000 - Rp. 50.000/malam
Telepon : 0354683426/0354682710
Hotel Ris 2, Kediri
Lokasi : Jalan Ade Irma Suryani Nomor 1, Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 50.000 - Rp. 100.000/malam
Telepon : 0354683426/0354682710
Hotel Salma, Kediri
Lokasi : Jalan Semeru Nomor 74, Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 110.000 - Rp. 170.000
Telepon : 0354779272
Hotel Sentral, Kediri
Lokasi : Jalan Letjend Sutoyo Nomor 104
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 50.000 - Rp. 175.000/malam
Telepon : 0354682427/0354692346
Hotel Tri Star, Kediri
Lokasi : Jalan Sam Ratulangi Nomor 30, Kediri
Tarif Hotel : Mulai dari Rp. 110.000 - Rp. 170.000/malam
Telepon : 0354689975
Nah demikianlah informasi Hotel murah di Kediri yang dapat saya sampaikan kepada Anda para pembaca blog yoshiewafa.blogspot.com jika membutuhkan tempat untuk istirahat di Kediri ketika berkunjung ke Tempat wisata di Kediri. Selamat Liburan ^_^.

Disclaimer :
Kami bukan pemilik ataupun agensi dari Hotel murah di Kediri yang tertera dalam daftar di atas, kami hanya sekedar memberikan Anda Informasi, dan untuk Info lebih lengkapnya lagi, Anda bisa langsung menghubungi Nomor Telephone yang tersedia di dalam daftar hotel murah Kediri di atas. 

Green Bay, Teluk Ijo dibelakang Pantai Batu Banyuwangi

Green Bay, Teluk Ijo dibelakang Pantai Batu Banyuwangi

Ternyata oh ternyata, selain pantai plengkung yang terkenal itu, Banyuwangi memiliki Teluk berair hijau yang sangat eksotis. Keberadaan Green Bay ini masih jarang diketahu traveler karena lokasinya tersembunyi dibelakang Pantai Batu. Alamatnya berada di Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran bagian Selatan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Teluk yang memiliki air laut berwarna hijau berpanorama indah ini berpasir lembut warna putih, uniknya disekitar lokasi terdapat air tawar terjun setinggi sekitar 8 meter. Jadi kalau para traveler selesai bermain air di laut bisa bilas dengan air terjun ini

Green Bay, Teluk Ijo dibelakang Pantai Batu Banyuwangi

Kalau dari Desa Sarongan menuju Teluk Ijo ini, Anda harus melalui Pantai Batu dahulu, untuk sampai kelokasi para traveler sejati harus melewati trekking bertebing dalam hutan, kemudian melalui jalan setapak yang butuh konsentrasi sekitar 2 jam baru sampai Teluk Ijo yang berpanorama indah di Banyuwangi tersebut
Kalau anda sudah sampai Banyuwangi dan suka petualangan. lanjutkan membacanya pada tajuk Salah Keblat di Alas Purwo Banyuwangi ini.

Bagi Surfer Pantai Plengkung adalah Surga

Bagi Surfer Pantai Plengkung adalah Surga

G-Land atau Pantai Plengkung Banyuwangi ini bagi surfer biasa disebut sebagai Surga tempat selancar. Karena selain ombaknya bergulung seperti melodi indah beriringan setinggi 4-5 meter yang atraktif, gelombang pantai berpasir putih yang menghadap Samudra Hindia ini memang sangat seru dan menantang untuk dijadikan tempat surfing, namun walau begitu perlu hati hati karena karang bawah laut bisa jadi penghalang.

Para Surfer profesional Dunia kalau sudah menunggang papan selancar di atas gelombang Pantai Plengkung ini bisa betah bertahan hingga berhari hari, karena selain menikmati sensasi goyangan papan tunggangan yang digiring ombak ke bibir pantai, pemandangan disekitar lokasi yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) yang juga menjadi tujuan para wisatawan berminat khusus ini hutannya masih hijau dan berudara segar.

Ada keunikan lain yang tidak ditemukan ditempat lain. di bibir pantai Plengkung ini banyak tumbuh berjajar pohon Sawo Kecik yang buahnya berjatuhan. rasanya sangat manis. dan buah dari pohon pohon tersebut tidak ada yang memanen karena tumbuh liar di pinggiran hutan TNAP

Cara Menuju Pantai Plengkung Banyuwangi
Cara menuju Pantai Plengkung bisa di lalui jalan laut dari Pulau Bali, atau jalan darat dari Kota Banyuwangi. Dari kota menuju lokasi Alas purwo membutuhkan waktu sekitar 3 jam, walau medan jalannya sebagian kurang bersahabat, namun pemandangan disepanjang jalan yang didominasi hutan pohon jati akan memberi pengalaman tersendiri dalam petualangan hutan. Begitu anda memasuki pos Pancur, pemandangan berubah drastis, karena di sepanjang jalan ini terdapat vegetasi hutan hujan tropis tumbuhan endemik Alas Purwo sejenis sawo kecik (Manilkara kauki) dan bambu manggong (Gigantochloa manggong).

Mulai dari pemandangan dan udarapun berubah di zona ini
Kemudian untuk memasuki kawasan hutan tersebut mulai dari pos Pancur menuju Pantai Plengkung, Anda harus memakai mobil double gardan 4wd milik TNAP. Memang mobil Jeep bergardan ganda tersebut biasa digunakan mengangkut wisatawan melewati jalur yang belum beraspal, berlumpur, dan anda harus tahan goyangan karena batu yang kadang tidak rata di jalanan akan membuat bodi mobil turut miring kekiri dan kekanan. Untuk membuang kejenuhan selama perjalanan anda bisa melihat pepohonan langka seperti pohon ketapang (Terminalia cattapa), kepuh (Sterculia foetida), dan masih banyak yang lainnya. Untuk ilustrasi TNAP ini anda bisa meneruskan membaca di posting Salah Keblat di Alos Purwo ini. (TWM)

Foto oleh: ilovebanyuwangi

Kebun Binatang Surabaya Akan Buka Malam Hari

TEMPO.CO, Surabaya- Untuk menjadikan Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjadi tempat wisata favorit di Kota Surabaya, Perusahaan Daerah Taman Satwa Kota Surabaya akan membangun undersea world (aquarium raksasa) dan night zoo. Direktur Utama PDTS Ratna Achjuningrum mengatakan, pembangunan tersebut akan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai pada tahun 2014.

"Tahap pertama, saat ini sudah dimulai, yaitu pembenahan kandang hewan," katanya kepada Tempo, di Kebun Binatang Surabaya, Selasa, 03 September 20013.

Ratna mengatakan, di tahap awal, semua kandang akan didesain seperti habitat aslinya, sehingga semua hewan bisa hidup nyaman, sehat dan bisa beradaptasi seperti di alam bebas. Menurutnya proses renovasi semua kandang hewan diharapkan akan rampung akhir  2013 ini.

Menurut Ratna, kandag-kandang hewan juga akan diperlebar, salah satunya kadang Harimau dan burung Pelikan. Untuk kandang Harimau, akan diperluas kurang lebih 10 meter. Di dalam kandang juga akan ditanami pohon yang ukurannya cukup besar sehiingga para harimau bisa bermain di atas pohon. Kandang juga akan ditanami rumput agar suasana kandang seperti di dalam hutan.



Sangkar burung Pelikan juga akan diperbesar. Di dalamnya dibuatkan kolam yang ukurannya besar, sehingga semua burung bisa mandi dengan bebas seperti di sungai. "Air yang kami gunakan untuk minum dan mandi hewan adalah air bersih, agar hewan-hewan KBS sehat semua, kalau dulu minumnya kan air dari sungai," ujarnya.

Untuk pembangunan tahap yang kedua, menurutnya adalah tahap perombakan wajah KBS yaitu memindah pintu masuk yang berada di sebelah utara ke sebelah selatan. Pintu KBS akan menghadap langsung ke terminal Joyo Boyo.Tempat parkir para pengunjung juga dipindah ke terminal Joyo Boyo, sehingga akses pengunjung menjadi lebih mudah.

Dalam tahap ini, PDTS juga akan membangun under sea world yang lokasinya ditempatkan di samping kiri pintu masuk KBS. Sekarang lokasi ini adalah tempat aquarium untuk ikan tawar dan laut. Sementara di sebelah kanan pintu masuk akan bibangun night zoo. "Kalau keduanya sudah jadi KBS akan dibuka sampai pukul 22.00 WIB," katanya.

Pembangunan sea world dan night zoo ditargetkan selesai pada 2014. Rancangan desainnya  sudah selesai dirancang oleh tim dari Institut Sepuluh November (ITS) Surabaya. Ratna berharap pembangunannya diharapkan bisa dilakukan dalam waktu-waktu dekat ini.
Terkait dengan anggaran yang akan digunakan untuk untuk membangun dan merenovasi KBS, pemerintah Kota Surabaya mengucurkan dana sebesar Rp 60 Milyar. Tetapi dana tersebut akan diberikan kepada PDTS KBS secara bertahap.
ARIEF RIZQI HIDAYAT

Gunung Ijen Dibuka Lagi untuk Wisatawan

TEMPO.CO, Jember - Kabar baik bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Gunung Ijen. Gunung yang terletak di Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi itu kini mulai dibuka lagi setelah setahun lebih ditutup karena peningkatan aktifitas vulkaniknya.

"Secara resmi mulai terbuka terbatas untuk kegiatan pariwisata sejak 1 September 2013 lalu,” kata Sunandar Trigunajasa, Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jawa Timur, Selasa, 3 September 2013.

Sunandar mengatakan, pembukaan Gunung Ijen menyusul menurunnya status Gunung Ijen dari siaga menjadi waspada. Pembukaan kembali gunung berapi setinggi 2.386 di atas permukaan laut itu dilakukan setelah BKSDA menerima surat dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada 26 Agustus 2013.



Surat itu, kata Sunandar, menyatakan bahwa status keaktifan Gunung Ijen menurun dari level III (Siaga) ke Level II (Waspada). “Itu artinya, risiko bahayanya tentu berkurang, kata dia.

BKSDA pun mengeluarkan surat edaran yang menyatakan kawasan Gunung Ijen dibuka secara terbatas untuk kegiatan pariwisata alam. Pembukaan secara terbatas itu untuk menjaga keamanan serta keselamatan pengunjung. "Jadi kami batasi hingga radius satu kilometer dari kawah Ijen yang sedang aktif. Sudah ada tanda-tanda larangan di sana," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Perhubungan Kabupaten Bondowoso, Bambang Sukwanto, mengungkapkan kegembiraannya dengan pembukaan kembali kawasan Gunung Ijen untuk wisatawan. Selama setahun lebih, kawasan itu ditutup karena PVMBG menyatakan kondisi gunung itu berbahaya. "Sejak juni 2012, statusnya siaga, tak ada turis ke sana. Kami menyambut baik pembukaan itu," katanya singkat.
MAHBUB DJUNAIDY

Memantau Elang Jawa di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

TEMPO.CO, Malang - Populasi elang Jawa di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bertambah dari kisaran lima-enam ekor pada 2012 saat ini menjadi sekitar sembilan ekor. Elang yang terpantau terdiri atas tiga pasang elang Jawa dewasa ditambah dua ekor elang Jawa anakan dan seekor elang Jawa remaja.

Pertambahan populasi elang Jawa diketahui dari hasil pengamatan kedua oleh Tim Pemantau Elang Jawa Balai Besar TNBTS pada 31 Juli sampai 4 Agustus 2013. Adapun pemantauan pertama dilakukan pada 25-29 September 2012. Wartawan Tempo termasuk salah seorang anggota tim.

Koordinator Tim Pemantau Elang Jawa Balai Besar TNBTS Elham Purnomo menjelaskan, jumlah populasi yang terpantau kali ini melebihi target prioritas penambahan populasi elang Jawa sebanyak 3 persen, seperti yang ditetapkan Ditjen PHKA (Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam) pada 2010. “Yang terpantau kali ini memang lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu,” katanya kepada Tempo di kantornya, Selasa, 13 Agustus 2013.

Elham menjelaskan, pengamatan dilakukan di dua Wilayah Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II, yakni Wilayah Resor Pengelolaan Hutan Taman Nasional (RPTN) Coban Trisula, dan RPTN Jabung.

Pengamatan di RPTN Jabung dipusatkan di Blok Bendolawang, Desa Ngadirejo, serta Blok Cincing, Desa Sukopuro. Kedua desa tersebut berada di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Sedangkan pengamatan di RPTN Coban Trisula dipusatkan di pos pantau obyek wisata air terjun itu, persisnya di sepanjang jalan yang merupakan akses ke Gunung Semeru dan Gunung Bromo.



Di Blok Bendolawang, tim menyaksikan kemunculan elang Jawa di antara berbagai jenis burung lainnya. “Kemunculan banyak burung di Bendolawang mengindikasikan hutan TNBTS masih berkondisi bagus sebagai habitat burung, termasuk elang Jawa,” ujar salah seorang anggota tim, Toni Artaka.

Momentum terbaik didapat tim saat menyaksikan kemunculan mendadak sepasang elang Jawa, induk dan anak, di Blok Bendolawang pada Kamis, 31 Juli 2013. Sang induk sedang mengajari anaknya terbang.

Pemantauan di Blok Cincing, tim menyaksikan elang Jawa dewasa yang terbang rendah dan berputar-putar sekitar dua menit di wilayah terbuka perbatasan hutan TNBTS dan Perhutani.

Toni memastikan elang Jawa ini berasal dari individu yang sama yang terpantau di Blok Bendolawang pada Jumat, 1 Agustus 2013.

Pada pengamatan pertama tahun lalu, tim mencatat kemunculan elang jawa rata-rata seekor di RPTN Jabung dan RPTN Coban Trisula. Namun, nihil di RPTN Patok Picis.

Kendati jumlah yang terpantau pada 2012 sangat sedikit, itu sudah cukup bagi Balai Besar TNBTS untuk memastikan bahwa elang Jawa resmi menjadi salah satu satwa penghuni kawasan TNBTS. Sebelum September 2012 tak pernah ada catatan dan data resmi keberadaan elang Jawa di sana.

Elang Jawa berstatus genting karena terancam punah. Elang Jawa mendapat perlindungan hukum berskala internasional dan nasional. Di dalam negeri, misalnya, elang Jawa bersama 13 spesies lain mendapat prioritas utama untuk dilindungi dan populasinya ditingkatkan sebanyak 3 persen sepanjang kurun 2010-2014.

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Nomor: SK.132/IV-KKH/2011 Tanggal 8 Juli 2011 tentang Penetapan Empat Belas Spesies Terancam Punah.

Menurut Heru Cahyono, kemunculan elang Jawa anakan dan elang Jawa dewasa mengindikasikan bahwa reproduksi elang Jawa relatif berhasil. Sebab, proses reproduksi elang Jawa tergolong lambat. Dalam dua tahun, elang Jawa betina hanya bertelur satu butir dan itu pun dengan risiko gagal menetas akibat sarang rusak atau telurnya hilang akibat pencurian oleh para pemburu.

ABDI PURMONO

Wahana Jatim Park 2, Jawa Timur Park 2

Jawa Timur Park 2 atau yang disingkat Jatim Park 2 adalah sebuah wahana wisata yang terletak di Kota Batu, letaknya dekat dengan Jatim Park 1 dan Wahana Malam Batu Night Spectacular (BNS). Tepatnya di Jl. Oro-Oro Ombo No.9 Kota Batu, yang bisa ditempuh selama 2 jam perjalanan dari Kota Surabaya.

Wahana wisata yang berdiri di tanah seluas 14 hektar ini terdiri dari 3 bagian utama, yaitu Batu Secret Zoo, Museum Satwa, dan Tree Hotel. Batu Secret Zoo adalah bagian utama wahana Jatim Park 2 ini. Yaitu berupa kebun binatang mini namun memiliki koleksi satwa yang lumayan banyak, baik satwa asli Indonesia maupun satwa yang didatangkan dari luar negeri.


Koleksi Satwa Batu Secret Zoo

Di Secret Zoo ini sobat bisa melihat berbagai satwa unik, seperti monyet terkecil di dunia, kura-kura dan tikus terbesar di dunia. Di bagian Reptil Garden di dalam kebun binatang ini kita bisa melihat beberapa jenis binatang melata seperti buaya dan ular. Di sisi luarnya terdapat wahana akuarium yang menampilkan beberapa spesies ikan baik air tawar maupun air laut. Di Secret Zoo kita juga bisa menjumpai berbagai jenis burung di Wahana Savannah. Selain itu juga ada harimau dan singa putih.

Selain berbagai satwa, di Batu Secret Zoo terdapat beberapa permainan yang bisa dicoba di wahana Happy Land dan Fantasy Land, yang sangat cocok buat putra- putri sobat. Di area ini kita bisa berfoto dengan patung Gorila serta kapal Nabi Nuh. Terdapat juga kolam renang di Batu Secret Zoo ini.


Museum Satwa

Berlanjut ke Museum Satwa yang berada di sebelah Batu Secret Zoo. Museum satwa ini memiliki bangunan yang sangat mirip dengan White House di Amerika Serikat. Di dalam Museum Satwa ini terdapat banyak sekali satwa (telah diawetkan) yang dipajang dan beberapa fosil berbentuk Dinosaurus. Pertama kali masuk ke dalam museum, pengunjung akan menjumpai sebuah sangkar burung raksasa yang didalamnya dihias seperti taman bunga dan patung burung. Disini pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang sangkar tersebut.


Tree Inn

Bagian terakhir yaitu Tree Inn Hotel atau Hotel Pohon. Hotel ini memiliki bentuk bangunan yang sangat unik seperti sebuah pohon raksasa. Sehingga tamu yang menginap di hotel ini seakan-akan seperti menginap di dalam pohon raksasa itu.


Harga Tiket

Harga tiket terusan untuk masuk ke Jatim Park 2 ini sebesar Rp 60.000 (Batu Secret Zoo + Museum satwa) pada hari biasa dan Rp 75.000 pada akhir pekan. Bila sobat hanya ingin ke museum satwa saja, sobat cukup membeli tiket seharga Rp 20.000.

Wahana Rumah Sakit Berhantu di Surabaya

MENGISI waktu libur Lebaran biasa dimanfaatkan untuk berekreasi bersama keluarga maupun teman. Namun, bagaimana jika liburan diisi dengan bermain di rumah sakit berhantu yang sudah melegenda?

Liburan di lokasi wisata mungkin sudah biasa, namun bagaimana jika mengisi hari libur Lebaran bersama keluarga dan teman di rumah sakit berhantu? Di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Surabaya, terdapat wahana rumah sakit hantu. Tidak hanya suasana yang seram, permainan untuk menemukan jalan keluar di tengah kegelapan juga membuat sejumlah pengunjung ketakutan hingga jatuh pingsan.

Tidak sekadar suasana seram di tengah kegelapan dan bertatapan langsung dengan hantu, wahana ini juga menguji nyali Anda untuk bisa menemukan rute jalan menuju pintu keluar. Konsep cerita rumah sakit hantu ini diangkat dari Rumah Sakit Simpang, salah satu rumah sakit peninggalan zaman Belanda di Surabaya yang terkenal keangkerannya. Keberadaan wahana rumah sakit hantu ini ternyata cukup menarik minat para pengunjung mal.



Banyak cara dilakukan para pengunjung wahana rumah sakit hantu untuk mengurangi rasa takut, salah satunya dengan masuk secara bergerombol. Suasana mencekam sudah terlihat sejak dari pintu masuk. Pengunjung sudah disambut dengan sejumlah hantu yang dulunya korban malpraktek di rumah sakit ini.

Melihat penampakan hantu di rumah sakti hantu secara tiba-tiba, membuat sejumlah pengunjung ketakutan hingga berteriak histeris maupun menangis. Bahkan, tidak sedikit pula yang jatuh pingsan. Berbagai macam hantu, dari hantu suster, kuntilanak, pocong, hingga tuyul dapat ditemui di wahana ini.

Bahkan, tidak sedikit pula yang terpaksa memilih keluar kembali dari pintu masuk karena ketakutan serta tidak bisa menemukan pintu keluar. Namun, tidak sedikit pula pengunjung yang tidak merasa takut dan menikmati dengan santai wahana rumah sakit hantu ini. Selain untuk menguji nyali pengunjung, keberadaan wahana rumah sakit hantu ini khusus digelar untuk mengisi waktu libur Lebaran.

Meski wahana rumah sakit hantu ini memang disediakan khusus untuk masyarakat yang ingin mengisi libur Lebaran, namun tidak sembarang pengunjung bisa masuk atau mengunjungi. Pasalnya, terdapat sejumlah larangan untuk keselamatan para pengunjung. Nah, bagi Anda yang tertarik mengisi liburan secara ekstrem, coba saja ke rumah sakit hantu ini.

Alam Kota Malang



Bagi warga ibukota, Malang di Jawa Timur adalah tempat melepas rasa jenuh. Di sana terdapat air terjun yang sejuk, pantai yang bersih, taman bermain, hingga wisata petik buah yang seru. Tertarik?

Banyak destinasi wisata menarik yang dapat Anda kunjungi saat libur panjang kali ini. Salah satu tempat yang sempurna untuk Anda datangi adalah Malang, Jawa Timur. Hanya terletak 90 kilometer di arah selatan Surabaya, dingin dan sejuknya udara Malang akan langsung menyambut Anda.

Jika ingin bermain air dan basah-basahan, datang saja ke air terjun Coban Rondo. Air terjun ini terletak di Desa Pandansari, Kecamatan Pujon, jaraknya hanya 30 menit dari pusat kota. Air terjun Coban Rondo memiliki tinggi 84 meter dan berada di ketinggian 1.135 mdpl. Bermain-main air di sana dijamin dingin!
Bagi traveler yang juga penikmat teh, Kebun Teh Wonosari adalah tempat yang wajib didatangi. Kebun teh yang asri ini terletak di Lereng Gunung Arjuna, Kecamatan Lawang.

Suhu di kebun ini berkisar 19-26 derajat Celcius dan memiliki panorama Gunung Arjuna yang serba hijau. Anda dapat melihat para pemetik teh yang sedang bekerja, serta proses pengolahan pucuk teh menjadi teh siap minum. Setalah itu, Anda bisa mencicipi kenikmatan teh asli Wonosari di Tea Corner yang terletak di dalam restoran.

Malang pun mempunyai suguhan bagi para pecinta sejarah. Ada Candi Singosari, Candi Badut, Candi Kidal, Candi Jago, dan Candi Kidal. Candi-candi tersebut memiliki gaya bangunan yang khas dan juga kisah-kisah menarik di dalamnya.

Soal pantai, Malang juga tidak kalah dengan Bali. Siapkan ransel dan baju ganti untuk berkunjung ke pantai-pantai cantik di Malang. Ada Pantai Sendang Biru dengan pasir putih dan laut biru nan cantik, Pantai Ngliyep dengan pemandangan batu-batu karang yang eksotis, Pantai Balekambang yang mirip dengan Tanah Lot di Bali, Pulau Sempu dengan Segara Anakan-nya yang terkenal, dan masih banyak lagi.

Di dekat kotanya ada Jawa Timur Park. Taman bermain ini sangat pas untuk Anda dan keluarga. Bermacam wahana permainan, kolam renang raksasa, dan galeri nusantara akan menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Jika masih punya banyak waktu di Malang, Anda bisa menuju Gunung Bromo. Dari Malang, perjalanan menuju Bromo dapat ditempuh selama 2 jam perjalanan. Hamparan pasir vulkanis akan menyambut Anda. Dari Pananjakan, sunrise yang cantik telah menunggu Anda.

Malang memiliki banyak destinasi, yang bisa menyempurnakan liburan Anda kali ini. Selamat berkunjung Malang dan jangan lupa membeli apelnya yang khas untuk oleh-oleh.

Wana Wisata Watublorok, Kabupaten Mojokerto



Wana Wisata Watublorok terletak di Kabupaten Mojokerto, lebih tepatnya di Dusun Kupang, Desa Kupang, Kecamatan Jetis. Lokasinya kawasan wana wisata ini berada di tepi jalan poros Jetis-Dawarblandong dan dapat ditempuh dengan mobil dan sepeda motor.

Nama Watublorok diambil dari bongkahan batu singkapan geologi yang berwarna abu-abu muda dengan bercak (blorok) abu-abu tua. Warna bercak ini tidak lain adalah bijih Xeolit yang terjebak dalam batuan kaolin.

Lokasi wana wisata berada di dalam hutan jati pegunungan kapur yang di dalamnya juga banyak terdapat tanaman kayu putih. Di obyek wisata ini pengunjung dapat menikmati suasana hutan jati sambil berteduh di bawah gazebo.

Fasilitas yang tersedia adalah bumi perkemahan, musholla dan makan.

Kabupaten Tuban Simpan Potensi Bisnis yang Beragam



Dikenal sebagai Kota Wali dan Kota Seribu Goa, menjadikan Kabupaten Tuban sebagai salah satu tempat tujuan wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Tidak hanya objek wisata religi saja yang sekarang ini digemari para wisatawan, mereka juga mulai mengagumi keindahan panorama alam di Kabupaten Tuban seperti deretan goa yang dilengkapi dengan stalaktit dan stalakmit yang sangat cantik, serta beberapa potensi wisata pantai yang menyuguhkan panorama laut cukup menawan.

Memiliki luas wilayah sekitar 1.904,70 km2 dan panjang pantai mencapai 65 km, Kabupaten Tuban ternyata tidak hanya memiliki potensi alam cukup menawan namun juga menyimpan beragam potensi bisnis daerah yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Sebut saja seperti potensi unggulan di bidang pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan, industri kerajinan, pertambangan, perindustrian, dan lain sebagainya.

Nah, untuk mengetahui potensi bisnis apa saja yang tersimpan di Kabupaten Tuban. Berikut ini kami informasikan beberapa sektor potensi unggulan yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat di sekitar daerah Tuban.

Potensi Pertanian
Meskipun berada di kawasan jalur pantai utara dan memiliki iklim yang sedikit kering, namun sektor pertanian di Kabupaten Tuban menghasilkan beberapa produk komoditas yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi.

Sementara ini, sebagian besar petani di Tuban masih fokus memproduksi komoditas tanaman pangan, seperti misalnya padi, jagung, kacang tanah yang sekarang ini mulai dipasarkan ke perusahaan pengolah makanan berbahan baku kacang tanah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ketela pohon yang rata-rata produksinya bisa mencapai 134,15 Kw/Ha, ubi jalar yang dikembangkan di area seluas 553 Ha, budidaya kedelai yang berada di Kecamatan Senori dan Kecamatan Singgahan, kacang hijau, serta cabe rawit dan cabe keriting yang banyak dibudidayakan oleh petani di Kabupaten Tuban.

Potensi Perkebunan
Selain potensi pertanian yang beragam, Kabupaten Tuban juga memiliki potensi perkebunan yang tidak kalah menghasilkan. Misalnya saja seperti belimbing tasikmadu (varietas belimbing lokal asli Tuban) yang saat ini sedang gencar dibudidayakan masyarakat di Kecamatan Palang terutama di Desa Tasikmadu, Kelurahan Panyuran, dan Desa Sumurgung.

Di samping itu ada juga buah duku prunggahan (duku asli Tuban) yang dikembangkan di Kecamatan Singgahan dan Kecamatan Tuban, buah siwalan, buah gayam yang diolah menjadi keripik khas Tuban, potensi agrobisnis kelapa, jambu mete, mangga, nangka, pisang, tebu, semangka, serta terong.

Potensi Perikanan dan Kelautan
Memiliki wilayah perairan yang cukup luas yakni sekitar 65 kilometer, menjadikan Tuban sebagai salah satu daerah penghasil kekayaan laut yang cukup berlimpah. Mulai dari industri pengolahan teri nasi di daerah pesisir pantai, seperti di Kecamatan Palang, Jenu, Tambakboyo, dan Bancar yang belakangan ini telah diekspor ke berbagai belahan negara, budidaya rumput laut, terumbu karang, padang lamun, pengembangan dan pembibitan mangrove, industri pengalengan ikan, industri pengolahan tepung ikan, pindang, minyak ikan, abon, produksi ikan beku, pembuatan terasi, pengeringan ikan, serta industri pengolahan limbah ikan untuk dijadikan sebagai pakan tenak.

Potensi Kerajinan
batik gedog 200x140 Kabupaten Tuban Simpan Potensi Bisnis Yang Beragam

Tidak hanya memiliki potensi alam yang berlimpah, Kabupaten Tuban ternyata juga memiliki potensi kerajinan yang beragam.

Batik tulis dan tenun Gedog Tuban menjadi salah satu produk unggulan yang diwariskan secara turun menurun. Ciri khas batik dan tenun Gedog dapat terlihat dari motif dan pewarnaan yang bercorak pesisiran dan menampilkan aneka macam tumbuhan dan bunga.

Selain batik dan tenun Gedog, Tuban juga menghasilkan kerajinan meubel yang berpusat di Kecamatan Jatirogo, Bangilan, Montong dan Tuban, sentra kerajinan gerabah yang berada di Kecamatan Tuban, Rengel, Bangilan dan Montong, industri kerajinan anyaman bambu di Desa Mandirejo Kecamatan Merakurak, serta industri sangkar burung di Kecamatan Soko yang telah berhasil menembus pasar mancanegara.

Semoga informasi yang mengangkat tentang Kabupaten Tuban simpan potensi bisnis yang beragam ini bisa memberikan tambahan wawasan bagi para pembaca dan menginspirasi seluruh masyarakat di Indonesia untuk mengoptimalkan potensi daerahnya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

Wisata Telaga Ngebel



Sebuah fenomena Telaga Ngebel yang jarang orang mengetahuinya. Telaga merupakan aset terbesar yang dimiliki ponorogo, merupakan sumber income yang selalu mengisi khas pariwisata, akan tetapi dibalik itu semua mereka tidak pernah mengetahui bahwa sebuah aset perlu dijaga kelestariannya. Sebuah aset memerlukan perawatan agar bisa selalu menghasilkan income. Perlu diketahui bahwa wisata ngebel mempunyai nilai aset tetap dan aset musiman.

Oke mari kita rinci apa yang dimaksud aset tersebut:

Pertama, ASET TETAP
Aset tetap merupakan aset yang dimiliki wisata Telaga Ngebel yang setiap hari diterima pariwisata untuk khas. Contohnya, setiap hari ada wisatawan yang masuk. Nah setiap karcis perhari yang masuk ke Telaga Ngebel itulah yang dinamakan aset tetap.

Kedua, ASET MUSIMAN
Aset musiman adalah aset yang diterima Telaga Ngebel saat-saat tertentu. Artinya tidak setiap hari pariwisata menerima income semacam itu.

Permasalahan
Lebih utama mana aset musiman yang diterima ngebel ataukah aset tetap? Siapakah yang dirugikan jika pariwisata harus memilih aset musiman? Dan jika sebaliknya bagaimana?

Pembahasan:
Aset musiman, merupakan aset besar yang diterima Telaga Ngebel saat-saat tertentu. Contoh, pada saat pariwisata mengadakan acara dangdut orkes, saat acara sewa camping lapangan dan saat acara tertentu yang setiap hari tidak dilakukan pariwisata itulah aset musiman. Memang benar saat-saat inilah pariwisata dan juga kabupaten kebanjiran income. Bayangkan saja kalau tiket per orang Rp.15.000,- , berapa banyak jika yang datang beratus2 orang?

Tinggal mengalikan saja. Apakah ini akan stabil? Tentu kita bisa lihat realita di lapangan. Andaikan harga tiket sekian dan setiap musim pasti berkurang pengunjungnya, bagaimana ke depan? Realitanya ada orkes beberapa minggu yang lalu (sebelum tulisan ini saya tulis) banyak sekali pengunjung yang berbalik haluan. Artinya mereka tidak jadi masuk Telaga Ngebel karena tiketnya terlalu mahal.

Di samping itu, adanya pembohongan publik mengurangi jumlah pengunjung musiman. Apa yang dinamakan pembohongan publik? Contoh jelasnya, isunya ada Sagita yang show di lapangan ngebel, akan tetapi bukannya sagita tapi Zagita.


Pembohongan publik ini yang selalu membosankan pengunjung. Memang benar saat itu sumber income sangat besar, akan tetapi apakah pengunjung tidak kecewa? Tentu sangat kecewa. Dampak kelanjutannya yaitu banyak pengunjung yang tidak akan pernah berwisata saat ada acara show orkes Telaga Ngebel.

Akhirnya?? Aset musiman akan selalu berkurang dan bisa jadi akan mati. Lalu siapa yang dirugikan dengan ini?? Tentunya sangat banyak. Contohnya, pengusaha, warung, hotel, pedagang eceran dan masih banyak yang dirugikan di sekitar Telaga Ngebel yang mengeluh karena pengunjung yang seharusnya murni datang menjadi berbalik haluan.

Aset tetap, merupakan income yang setiap hari diterima pariwisata Telaga Ngebel. Bisa dari karcis tiap hari masuk. Apakah aset ini akan stabil?? Nah ini yang harus kita bahas.

Pertama, sudahkah ada fasilitas yang memadai di tempat pariwisata? Kita bandingkan dengan sarangan.
Kedua, berapa harga tiketnya masuk Telaga Ngebel setiap harinya? Harus di imbangi fasilitas.
Ketiga, bagaimana jalannya dari ponorogo-ngebel? Tentunya menghambat pengunjung jika jalannya tidak diperbaiki.
Keempat, apa fasilitas karcis saat masuk?

Nah sekarang kita bicara fasilitas, apa yang tersedia di Telaga Ngebel? Perahu? Ataukah nilanya? Tolong dijawab sendiri.

Kita bahas harga tiket, dari 2ribu, 4ribu, 5ribu, hingga 10.000/motor setiap karcis/harinya. Apakah akan bertahan lama masuknya pengunjung? Dengan fasilitas itu?

Jalan masuk ngebel, apakah tidak pernah memikirkan jalan Telaga Ngebel yang dimana-mana terjadi kerusakan? Disana-sini bolong-bolong? Bagaimana dengan kenyamanan pengunjung? Tentu pengunjung akan males jauh-jauh ke Telaga Ngebel jika yang dipikirkan Cuma income, akhirnya lama-lama tidak akan ada pengunjung yang naik ke Telaga Ngebel.

Kalau dibilang, mereka tidak pernah memikirkan hal yang mendukung akan majunya suatu tempat wisata. Padahal, dengan itu tidak diperhatikan, maka bisa dijamin tempat wisata itu incomenya akan selalu turun. Dan aset musiman itu tak akan bertahan lama karena selalu ada kenaikan tiket, pembohongan publik dll.

Sekarang apa gunannya karcis? Untuk menyewa semua keindahan Telaga Ngebel, untuk parkir ditempat umum. Seperti lapangan, dermaga, dan pinggir2 telaga. Faktanya, kenapa di dermaga masih ada jukir? Padahal didalam karcis sudah tertera sekalian karcis parkir. Lalu kemana harus bertanya masalah ini? Tentunya pihak pengelola Telaga Ngebel.

Yang terakhir, apakah dengan begini aset itu akan bertahan?? Bisa dipikirkan sendiri. Terimakasih.