Tempat Wisata di Gunung Kidul dan Sekitarnya [Terpopuler]

Bila Anda memilih Jogja sebagai tempat liburan wisata, maka pastikan Anda mengetahui tempat wisata Gunung Kidul yang sangat banyak untuk bisa Anda kunjungi. Wisata alam merupakan wisata yang paling banyak Anda temukan di kawasan ini, terutama bagi para pecinta wisata pantai. Di sini kita bisa menemukan banyak sekali pantai yang indah untuk dikunjungi. Nah, sebagai sedikit referensi saja untuk Anda, berikut ini beberapa tempat wisata di Gunung Kidul yang masuk dalam jajaran Tempat Wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta paling ramai di kunjungi wisatawan :

1. Pantai Gesing . Objek Wisata Pantai yang ada di Kecamatan Panggang menyajikan pesona pantai yang indah. Di sini menjadi kampung nelayan dan Anda bisa menikmati masakan ikan segar yang langsung ditangkap di laut.

2. Pantai Nguyahan yang ada di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosar. Pemandangan pantai ini sangat bersih dan indah, cocok dijadikan sebagai tempat untuk benar-benar bisa refreshing.

3. Pantai Ngobaran yang ada di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosar. Di pantai ini terdapat bangunan pura dan biasa diadakan upacara keagamaan setiap tahunnya.

4. Pantai Ngrenehan yang ada Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari. Pantai ini menjadi pelabuhan para nelayan dan biasanya dijadikan sebagai pasar ikan segar. Sangat menarik dikunjungi jika Anda ingin menikmati ikan yang benar-benar masih segar.

5. Pantai Baron yang ada Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Di pantai ini cukup unik karena tersedia sungai aliran bawah tanah. Fasilitas hotel dan tempat makan juga tersedia lengkap di sini.

6. Pantai Kukup yang ada Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Tempat wisata ini dijuluki sebagai Tanah Lotnya Pulau Jawa. Di pantai ini terdapat fasilitas yang sangat lengkap seperti jembatan, akuarium laut, hotel, gardu pandang, rumah makan dan sebagainya.

7. Pantai Ngandong yang ada di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus.

Di tempat objek wisata bahari yang satu ini , wisatawan bisa mencoba berlayar bersama para nelayan untuk diantar melihat umbul air yang sangat indah, yakni air tawar yang keluar dari dasar laut. Wisata unik ini disukai banyak pengunjung.

Daftar Obyek Wisata di Gunung Kidul

Daftar Obyek Wisata di Gunungkidul

daftar obyek wisata gunungkidul

Obyek Wisata Gunungkidul
Daftar Obyek Wisata Gunungkidul memuat daftar nama tempat wisata, lokasi, dan deskripsi singkat obyek wisata di Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Harapan kami, pengunjung dan calon wisatawan lebih mudah mengetahui alternatif tujuan wisata ke Gunungkidul yang kini sedang ramai dikunjungi wisatawan tanah air.

Pantai Gesing Desa Girikarto, Kecamatan Panggang
Kawasan transmigran Ring I, perkampungan nelayan, tersedia warung makan ikan segar dan Masjid.

Pantai Nguyahan
Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari
Pantai yang masih alami dan bersih. Berjarak sekitar 200 m dari Pantai Ngobaran.

Pantai Ngobaran
Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari
Pantai yang tidak begitu luas, terdapat bangunan pura. Setiap tahun diselenggarakan Upacara Melasti umat Hindu.

Pantai Ngrenehan
Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari
Pelabuhan nelayan tradisional, pasar ikan segar.

Pantai Baron
Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari
Terdapat aliran sungai bawah tanah, TPI, hotel, rumah makan.

Pantai Kukup
Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari
Terdapat pulau kecil dengan jembatan, gardu pandang, akuarium laut, hotel, rumah makan, terkenal sebagai “Tanah Lot-nya Pulau Jawa".

Pantai Sepanjang
Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari
Kawasan konservasi penyu.

Pantai Drini
Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari
Pelabuhan nelayan tradisional dan terdapat Pulau Drini.

Pantai Krakal
Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari
Hamparan pasir putih indah membentang ada berbagai jenis hewan laut di pinggir pantai.

Pantai Sadranan
Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus
Pantai berpasir putih, alami, dan indah. Biasa untuk pemotretan Pre Weddingkarena keindahannya.

Pantai Slili
Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus
Berdekatan dengan Pantai Ngandong bahkan menyatu.

Pantai Ngandong
Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus
Wisata bahari, wisatawan bisa mencoba berlayar bersama nelayan, diantar melihat umbul air (air tawar yang keluar dari dasar laut).

Pantai Sundak
Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus
Berpasir putih sebagai Camping Ground, terdapat goa dengan sumber mata air.

Pantai Pulang Syawal (Indrayanti Resto-Cafe)
Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus (di sebelah Timur Pantai Sundak)
Nama aslinya Pantai Pulang Syawal, namun orang menyebutnya Pantai Indrayanti karena terdapat Resto-Cafe Indrayanti.

Pantai Pok Tunggal
Desa Tepus, Kecamatan Tepus
Pantai yang masih alami, terdapat pohon Duras yang unik (tumbuh miring) dan menjadi ikon pantai Pok Tunggal.

Pantai Timang
Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus
Terdapat Pulau Timang (Watu Panjang/Batu Panjang) yang dapat dijangkau dengan gondola tradisional yang terhubung tali.

Pantai Siung
Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus.
Berpasir putih untuk olahraga panjat tebing. Terdapat 250 titik pemanjatan dengan tingkat kesulitan berbeda. Camping Ground.

Pantai Wediombo
Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo.
Pantai berbentuk bentangan cukup panjang. Pemancing sering mendapatkan ikan cucut dan ikan panjo di lokasi ini.

Pantai Jungwok
Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo
Pantai yang masih alami, indah, dan belum banyak dikunjungi.

Pantai Sadeng
Desa Pucung, Kecamatan Girisubo
Pelabuhan nelayan di DIY. Terkenal sebagai Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) bertaraf nasional.

Sungai Oya (River Tubing)
Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo
Petualangan menyusuri Sungai Oya dengan ban, panjang lokasi ± 1 km.

Goa Sioyot
Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo
Petualangan susur goa horizontal. Terdapat stalaktit dan stalakmit yang indah dan banyak kelelawar.

Goa Pindul
Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo
Terletak di Desa Wisata Bejiharjo, fasilitas susur sungai di dalam goa menggunakan ban karet dan baju pelampung.

Goa Gelatik
Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo
Terletak di Desa Wisata Bejiharjo, banyak kelelawar, untuk memasuki goa harus merunduk/merangkak. Pemandangan menakjubkan di dalam goa berupa stalaktit dan stalakmit yang indah.

Goa Langse
Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari (Dekat Pantai Parangtritis Bantul)
Terkenal sebagai tempat bersemedi, nenepi, bermeditasi. Terdapat mata air yang keluar dari dalam goa.

Goa Cerme
Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari (Berbatasan dengan Desa Selopamioro Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul)
Terdapat stalaktit dan stalakmit yang indah, sungai bawah tanah, banyak kelelawar. Menurut cerita, Goa Cerme dulu digunakan para Walisongo untuk menyebarkan agama Islam di Jawa dan tempat membahas pendirian Masjid Demak.

Goa Maria Tritis
Desa Giring, Kecamatan Paliyan
Wisata untuk ziarah dan beribadah umat Katolik.

Goa Bribin
Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu
Tempat proyek pengangkatan air sungai bawah tanah untuk masyarakat sekitar kerjasama dengan Jerman.

Goa Kalisuci
Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu
Susur goa dan sungai, wisata Cave Tubing.

Goa Jomblang - Grubug
Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu
Perpaduan goa vertikal (luweng) dan horisontal. Bisa menikmati pancaran bias sinar matahari menembus lobang gua yang terkenal dengan sebutan "Cahaya Surga"

Goa Rancang Kencono
Desa Bleberan, Kecamatan Playen
Dekat lokasi Air Terjun Sri Gethuk. Terdapat pohon unik yang menembus lobang goa.

Goa Jlamprong, Goa Gesing, Goa Sinden
Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu
Terletak di Desa Wisata Mojo yang terkenal sebagai pusat kerajinan ukir batu putih. Tipe goa horizontal berair.

Goa Cokro
Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong
Goa vertikal (luweng), kedalaman sekitar 35 meter dari permukaan tanah.

Goa Lowo
Kecamatan Ponjong
Goa Lowo, lowo= kelelawar. Keberadaannya mengkhawatirkan karena penambangan batu kapur.

Goa Paesan
Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong
Goa masih alami dalam pengembangan. Lorong jalan datar dengan pemandangan lepas, stalaktit dan stalakmit indah menakjubkan.

Goa Cokakan
Desa Beji, Kecamatan Patuk
Terletak di Desa Wisata Jelok, dengan pemandangan khas goa-goa karst Gunungkidul untuk kegiatan susur goa.

Desa Wisata Bejiharjo
Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo.
Terdapat wisata Goa Pindul, suasana alam pedesaan, tempat pemancingan.

Desa Wisata Nglanggeran
Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk
Terdapat wisata Gunung Api Nglanggeran, suasana alam pedesaan, terdapat aneka kerajinan khas; Camping Ground, cocok untuk outbound dan tracking. Ada pendopo dan home stay.

Desa Wisata Bleberan
Desa Bleberan, Kecamatan Playen.
Ada Air Terjun Sri Gethuk dan Goa Rancang Kencono.

Desa Wisata Mojo
Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu
Pusat kerajinan ornamen batu putih.

Desa Wisata Umbulrejo
Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong
Ada Dam Beton Indah, tempat pemancingan, warung ikan segar, out bound area, camping ground, susur goa.

Desa Wisata Bobung
Desa Putat, Kecamatan Patuk
Pusat kerajinan topeng, patung, dan batik kayu.

Desa Wisata Wonosadi
Desa Beji, Kecamatan Ngawen
Dekat hutan lindung Wonosadi.

Desa Wisata Garotan
Desa Bendung, Kecamatn Semin
Sentra pembuatan lampu antik dan ornamen lain dari cor logam.

Desa Wisata Jelok
Desa Beji, Kecamatan Patuk
Terkenal sebagai Kampoeng Nusantara, konsep perpaduan desa wisata dan komunitas belajar pendidikan non formal. Alam khas pedesaan, dekat sungai oya, ada jembatan gantung yg artistik. Bisa Dinner on The River, Venesia-nya Indonesia

Kawasan Karst Pegunungan Sewu
Perbatasan Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Pacitan
Bentangan pegunungan karst yang meliputi wilayah Gunungkidul, Pacitan, dan Wonogiri.

Lembah Karst Mulo
Desa Mulo, Kecamatan Wonosari
Lembah karst memanjang di Desa Mulo.

Gunung Api Purba Nglanggeran
Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk
Terletak di Desa Wisata Nglanggeran, ketinggian antara 200-700 mdpl. Di puncak kita bisa mendokomentasikan diri beraksi "Foto Terbang"

Gunung Patuk atau Bukit Hargodumilah
Perbatasan Kabupaten Gunungkidul dan Kabupaten Bantul
Bukit pintu gerbang masuk wilayah Gunungkidul. Jika malam hari, bisa melihat bentangan cahaya lampu seperti kumpulan bintang yang berada di bawah bukit (Piyungan dan sekitarnya). Jika tidak tertutup awan, dapat melihat keindahan pemandangan Gunung Merapi di sisi utara.

Gunung Gambar
Desa Jurangjero, Kecamatan Ngawen
Ketinggan 200m di atar permukaan laut. Dari puncak bisa melihat kindahan Rawa Jombor Klaten dan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Ada pendopo, cocok untuk camping dan tracking.

Gunung Kendil
Kecamatan Ponjong
Keajaiban alam bisa kita lihat di sini, ada sumber air yang mengalir deras dari bongkahan batu besar/bukit, terdapat kolam renang, Masjid, tempat terapi berbagai penyakit.

Hutan Bunder
Desa Putat, Kecamatan Patuk
Kawasan hutan lindung di pinggir jalan Jogja-Wonosari, terdapat Rest Area Bunder. Cocok untuk Camping Ground.

Hutan Wanagama
Desa Banaran, Kecamatan Playen
Kawasan hutan lindung dan tempat penyulingan kayu putih. Fasilitas: MCK, Mushola, Pendopo, dekat sungai.

Hutan Wonosadi
Desa Beji, Kecamatan Ngawen
Hutan yang kaya dengan pohon-pohon langka dan masih terjaga kelestariannya.

Bengawan Solo Purba (Telaga Suling)
Desa Songbanyu dan Posung Kecamatan Girisubo
Lembah yang diyakini pada jaman dulu sebagai muara sungai Bengawan Solo, ideal untuk tracking atau jelajah wisata.

Telaga Jonge
Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu
Telaga dengan air melimpah dan udara sejuk. Salah satu tempat favorit para pemancing Jogja, Semarang, Kebumen, dan Jawa Timur. Pada waktu tertentu dilaksanakan upacara adat Bersih Telaga Jonge.

Telaga Kemuning
Desa Bunder, Kecamatan Patuk
Ada air terjun Ngeboran, Batu Payung, Hutan Wanagama, ada makanan khas kacang telor. Wisata alam, tracking/jelajah, wisata uji nyali, Camping Ground, jamuan wisatawan.

Situs Gambirowati atau Pesanggrahan Gambirowati
Desa Girijati, Kecamatan Purwosari.
Bagunan periode islam berasal dari abad XVI terletak di Dusun Watugajah, luas 13.200 m2, ketinggan 138 mdpl.

Situs Megalitik Sokoliman
Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo
Peninggalan periode prasejarah di dusun Sokoliman II berupa menhir, fragmen menhir, dan dinding kubur batu.

Situs Gunungbang
Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo
Situs megalitik yang ada di dusun Gunungbang Bejiharjo, peninggalan sejarah berbentuk kubur batu.

Pertapaan Kembang Lampir
Desa Girisekar, Kecamatan Panggang
Dibangun pada periode Islam. Tempat bertapa Ki Ageng Pemanahan pada jamannya.

Air Terjun Sri Gethuk
Desa Bleberan, Kecamatan Playen
Berada di Desa Wisata Bleberan, dekat Sungai Oya, tempat pemancingan, susur sungai dengan perahu/pelampung.

Dam Beton Indah dan Bendungan Simo
Dam Beton Indah terletak di Desa Umbulrejo. Bendungan Simo terletak di Desa Genjahan, Kecamatan Ponjong.
Outbound Area, terdapat permainan flying fox, tempat pemancingan, warung lesehan menu ikan air tawar segar. Di perjalanan bisa melihat hamparan padi hijau dan subur di atas sawah.

Rest Area Bunder
Desa Bunder Kecamatan Patuk
Tempat peristirahatan sementara (stop over) berbentuk pendopo di dekat Sungai Oya dan hutan lindung. Ada di pinggir jalan raya Jogja-Wonosari, sekitar 30 km dari Yogyakarta. Fasilitas: listrik, MCK, pendopo, parkir luas, tempat bermain anak, Outbound Area, Camping Ground.

Alun-alun Wonosari (Alun-alun Pemda) ~ sore s/d malam hari
Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari
Wisata kuliner dan wisata keluarga di malam hari, tersedia berbagai kuliner lesehan dan arena bermain anak-anak seperti becak hias, andong, mobil dan motor anak. Tempat peristirahatan sementara wisatawan yang akan ke/dari obyek wisata Gunungkidul untuk sholat di masjid Agung Wonosari. Biasa untuk tempat istirahat sementara komunitas penggemar motor luar daerah yang berwisata pada akhir pekan.

Selain obyek wisata di atas, masih banyak lokasi lain sebagai tujuan wisata di Kabupaten Gunungkidul seperti pantai tersembunyi karena letak geografis yang sulit dijangkau dan belum banyak terekspose, goa-goa karst, situs-situs peninggalan sejarah, dan munculnya tren membuka desa wisata baru yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat sekitar sebagai wujud menciptakan lapangan kerja baru dan membantu kemajuan kepariwisataan di Gunungkidul. Lihat juga Peta Wisata Pantai Gunungkidul dan Peta Wisata Gunungkidul.

Mari jadikan akhir pekan Anda sebagai hari berwisata ke Gunungkidul. Selamat berlibur dan semoga bermanfaat.

Sumber foto : Buku Welcome to Gunungkidul Jogja Indonesia, Enjoy The Adventure!

Menyusuri Goa Kalisuci



GUNUNGKIDUL - Jika anda pecinta wisata alam, susur Goa (cave tubing) Kalisuci di Dusun Jetis, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu Gunung Kidul Yogyakarta ini wajib dikunjungi. Banyak wisatawan terlihat antusias segera menjelajahi keindahan perut bumi yang disajikan melalui penyusuran gua.

Menyusuri lika-liku di Goa Kalisuci memang sungguh menyenangkan. Suasana alam yang masih alami dan eksotis mengundang keinginan berpetualang. Keindahan karst Gunungkidul bukan memang mitos. Beberapa gua karst dapat dinikmati dengan cara berpetualang dan menjelajah pahatan-pahatan alam yang indah. Kita bisa menikmati alam indah di perut Bumi Handayani dengan susur gua (cave tubing).



Goa Kalisuci ini memiliki tantangan tersendiri dan mengharuskan setiap penyusur memiliki tenaga ekstra. Hal itu karena untuk mencapai Goa Kalisuci, wisatawan harus berjalan di jalur treking sepanjang 70 meter. Jalur tersebut sudah dicor beton, namun ada beberapa bagian yang tetap dijaga keasliannya.

Nantinya setiap wisatawan akan menyusuri goa sepanjang 600 meter itu dengan dipandu pemandu terlatih. Syaratnya, wisatawan harus benar-benar memiliki riwayat kesehatan cukup baik. "Para pengunjung juga diharapkan tidak mengidap asma atau jantung," ujar salah seorang pemandu Asep.

Petualangan dimulai saat ban besar yang disediakan mulai masuk ke dalam air. Pemandu kemudian mulai menggerakkan ban agar tidak tertahan batu dan wisatawan juga diajak duduk dengan santai. Ban bergerak seirama aliran air dan membawa petualangan dalam goa berair tenang dan bersuhu sejuk.

Di dalam goa ini, anda bisa menikmati aliran sungai yang berkelak-kelok. Air berwarna biru kehijauan terlihat kontras dengan warna coklat tanah, tebing karst, dan dipadu jerit kelelawar. Sementara pemandu terus menerangkan setiap bagian goa. Menurut pemandu, Goa Kalisuci sering dianggap masyarakat sebagai Wot Siti (jembatan tanah).

Dengan tarif Rp 65 ribu, wisatawan diajak menyusuri Goa Kalisuci, Luweng Glatik dan sebagai finis, wisatawan hanya sampai di depan Luweng Gelung. Wisatawan diajak menyaksikan stalaktit dan stalakmit yang menjadi ornamen penghias goa. Selain itu, di relung itu, sinar matahari menghilang dan berganti dengan suasana remang bahkan gelap, satu-satunya pencahayaan hanya berasal dari headlamp. Stalaktit yang terlihat di atap goa terus meneteskan air, beberapa di antaranya merupakan batu kristal.



Pada beberapa bagian, wisatawan juga bisa bermain-main untuk sekadar berfoto dan berenang. Para pemandu pun sudah terbiasa dengan tingkah wisatawan yang berlama-lama dengan kegembiraan. Biasanya, tempat bermain yang sangat asyik berada di dekat Watu Gajah, sebuah batu besar berwarna putih kecoklatan. Di dekatnya terdapat air berwarna hijau kebiruan berkedalaman sekitar 1,5 hingga 1,8 meter.

Salah seorang wisatawan, Mahlina Ahmad (31) sangat takjub dengan keindahan Kalisuci. Warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini mengaku belum pernah menjumpai tempat wisata yang seperti Kalisuci.

"Saya belum pernah merasakan petualangan yang menakjubkan seperti ini," katanya. Mahlina mengaku tergiur untuk mencoba sensasi cave tubing, lantaran di beberapa daerah tidak ada wisata semacam itu. Sehingga pada saat liburan panjang, ia dan suaminya, Ahmad menyempatkan diri untuk cave tubing.



Anggota Pokdarwis Kalisuci, Asep menjelaskan pihaknya mematok minimal penyusur terdiri dari lima orang dan diberikan fasilitas ban, helm pengaman dan juga decker. Selain itu selama dua jam berada dalam goa karst, pengunjung juga mendapatkan air minum dan makanan ringan.

"Namun kami menutup cave tubing jika musim hujan datang, karena intensitas air meningkat drastis," tandasnya.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

Berburu Pantai di Jogja


*Di Puncak Asmara (Pantai Siung)*
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) atau lebih akrab disebut Jogja memang mempunyai alam yang istimewa. Dengan luas 3.185,80 km2 Keindahan Jogja membentang dari puncak gunung hingga tepian samudra. Dengan bentang alam yang memesona tersebut sekaligus didukung pula dengan kekhasan budayanya, nggak heran jika akhirnya Jogja menjelma menjadi salah satu daerah tujuan wisata favorit di Indonesia.

Dan, salah satu keindahan Jogja tampak sangat jelas di hamparan pantai yang membentang di tiga kabupaten di provinsi istimewa ini yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia di sisi selatannya. Tiga kabupaten tersebut adalah Kabupaten Kulonprogo di paling barat, kemudian Kabupaten Bantul, dan terakhir Kab. Gunung Kidul di sisi timur. Kalo liat peta tampak cukup panjang daerah di Jogja yang berbatasan langsung dengan laut! Apalagi kalo cuman untuk guling-gulingan. *kurang kerjaan banget, deh!*

Maka, kegiatan berburu pantai di Jogja itu nggak kalah serunya dengan maen Angry Birds! EEAA Pantai Parangtritis atau Trio BKK (Baron, Krakal, Kukup) memang namanya cukup 'bergema-bergema-di-hati-penggemarnya', bahkan dikenal hingga luar Jogja. Namun sebenarnya pantai di Jogja nggak cuman itu saja, lho. Masih banyak pantai-pantai di Jogja! Bahkan kalo diliat list pantai di Gunung Kidul versi situs wisata gunung kidul saja saya merasa malu karena nggak sampe setengahnya yang berhasil saya kunjungin, hiks! Padahal, pantai-pantai di Jogja nggak cuman di Gunung Kidul aja, masih ada di Bantul hingga Kulonprogo. Nah, lho! Butuh berapa lama tuh untuk muterinnya? Hihi.

Sebenarnya saya sendiri sudah mengunjungi minimal satu pantai di masing-masing kabupaten, namun memang cukup banyak yang belum pernah dijadikan tempat buat ajang narsis sehingga saya merasa harus bikin list pantai di Jogja yang harus saya kunjungi suatu saat nanti! So, mari berburu pantai di Jogja! *telepon rajawali milik Indosiar untuk nganterin

@Pantai di Kabupaten Kulonprogo, Jogja

Pantai-pantai di kabupaten dengan ibukota di Wates ini memang tampak kurang berasa gaungnya dibandingkan dengan pantai-pantai di dua kabupaten lainnya. Salah satu pantai yang pernah saya kunjungi adalah Pantai Glagah beberapa tahun silam pas saya baru saja lulus kuliah dan sekurus tiang listrik .
 
*Pantai Glagah di Tahun 2007*
Sebenarnya selain Pantai Glagah masih terdapat pantai lainnya, seperti Pantai Trisik dan Pantai Congot. Untuk Pantai Congot sendiri sebenarnya berdekatan dengan Pantai Glagah (ke arah barat-cmiiw) namun karena letaknya berada di dekat muara sungai, saat itu saya dan teman-teman urung untuk mampir dan malah bablas hingga ke Pantai Ketawang di Purworejo.
 
*Pantai Glagah (sumber: travel jogja)*
Sedangkan apabila berjalan ke arah timur dari Pantai Glagah akan ditemui Pantai Trisik. Menurut informasi di Yogyes, pantai ini memiliki suasana pedesaan di pesisir yang mayoritas memiliki mata pencarian sebagai nelayan. Selain itu terdapat pula Tempat Pelelangan Ikan di dekat Pantai Trisik.
 
*Pantai Trisik (Sumber: Yogyes)*
Dan, salah satu keistimewaan lain dari Pantai Trisik adalah pantai merupakan salah satu tempat persinggahan burung migran dari berbagai wilayah.
Huwiss, keren, deh! Tapi ternyata masih ada pantai lain, lho. Hasil googling (yang menurut Roid si PNS Sexy itu udah kayak Bismillah sebelum makan) merupakan di blog INI saya nemuin satu pantai lagi di Kulonprogo dengan nama Pantai Bugel yang berada di antara Pantai Trisik dan Pantai Glagah.
 
*Pantai Bugel Kulonprogo (Sumber)*

@Pantai di Kabupaten Bantul Jogja

Pantai Parangtritis dengan segala kisahnya menjadi primadona tersendiri di kabupaten ini, namun sebenarnya masih ada pantai-pantai lain di Bantul yang nggak kalah memikatnya.  
*Pantai Parangtritis via Yogyes*
Berdasarkan situs resmi DPRD Bantul terdapat tiga kawasan wisata pantai di sini, yakni Kawasan Wisata Parangtritis, Kawasan Wisata Samas dan Kawasan Wisata Pandansimo.

Kawasan Wisata Parangtritis sendiri merupakan kawasan wisata yang paling tersohor. Terakhir saya berkunjung ke sini pada tahun 2008 make motor bareng teman-teman yang sedang kuliah di Jogja. Hanya bermodalkan kamera VGA saya tampak kesulitan untuk mengabadikan keindahan Parangtritis. *terjadul*

Kawasan Parangtritis ini sebenarnya memiliki beberapa pantai selain Parangtritis, seperti Pantai Parangendog, Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, Pantai Parangharjo dan Pantai Depok yang terkenal dengan wisata kulinernya.

Selain itu masih ada satu tempat yang mepet pantai dimana saya pengin banget ke sana, yakni Gumuk Pasir, yang meskipun bukan padang pasir namun tetap menggoda untuk dikunjungi meskipun sebenarnya emang udah pernah lihat namun belum puas aja kalo belum explore. Apalagi konon gumuk pasir ini merupakan satu-satunya fenomena alam yang ada di Asia Tenggara!

*Gumuk Pasir Parangtritis*
Kawasan wisata kedua, yakni Samas memiliki pantai seperti Pantai Samas, Pantai Patihan, Pantai Goa Cemara dan satu mercusuar yang membelah langit Jogja! Beruntung saya sudah pernah mendaki mercusuar ini beberapa tahun yang lalu. Keren banget kalo pas cuacanya bagus! Sayang dulu pas mendung.

Kawasan wisata di Bantul berikutnya adalah Pandansimo. Hampir semua pantai di Pandansimo ini belum pernah saya jelajahi. Beberapa pantai yang berada di sini adalah Pantai Pandansimo, Pantai Kwaru yang memiliki kemiripan dengan Pantai Goa Cemara karena kawasan pantainya ditumbuhi pohon cemara udang, dan Pantai Baru di Srandakan yang saya ketahui dari blog ini.

@Pantai di Kabupaten Gunung Kidul, Jogja

Meskipun tampak cukup gersang namun Gunung Kidul menyimpan pesona pantai indah, termasuk pantai dengan pasir putih!
 
*Pantai Siung*
Seperti yang sudah saya sebutkan di awal jika saya sendiri belum bisa mengunjungi separuh dari jumlah pantai di kabupaten ini karena saking banyaknya. Berikut list pantai yang saya dapat dari situs wisata gunung kidul:
Pantai Banyunibo, Pantai Baron, Pantai Busung, Pantai Butuh, Pantai Drini, Pantai Gesing, Pantai Grigak, Pantai Jagang Kulon, Pantai Jogan Wetan, Pantai Karangtelu, Pantai Kelosirat, Pantai Kesirat, Pantai Klampok, Pantai Klumpit, Pantai Krakal, Pantai Krokoh, Pantai kukup, Pantai Lambor, Pantai Langkap, Pantai Muncar, Pantai Nampu, Pantai Ngandong, Pantai Ngetun, Pantai Ngobaran, Pantai Ngondo, Pantai Ngrenehan, Pantai Nguluran, Pantai Ngungap, Pantai Ngunggah, Pantai Nguyahan, Pantai Pakundon, Pantai Parangedong, Pantai Parangracuk, Pantai Sadeng, Pantai Sawahan, Pantai Sepanjang, Pantai Siung, Pantai Slili, Pantai Songlibeg, Pantai Sundak, Pantai Timang, Pantai Torohudan, Pantai Watugupit, Pantai Watutogok, Pantai Wediombo, Pantai Weru.
Gila, banyak banget pantai di Gunung Kidul! Berasa girlband, deh! *tetiba terdengar koor i want youuu.. i need you.. i love you..* Sebenarnya jika mo berburu pantai di Gunung Kidul emang lebih baik menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil atau motor. Tiga kali menjelajah pantai di Gunung Kidul, dua kalinya saya menggunakan motor sehingga bisa masuk ke pantai-pantai yang sebenarnya saya pun tidak tahu namanya kecuali yang memang sudah ada papan namanya, seperti Pantai Trio Baron Krakal Kukup yang jaraknya berdekatan, trus Pantai Sundak.

Berburu pantai di Gunung Kidul menggunakan motor memang memberikan keseruan tersendiri karena jalanan yang penuh tanjakan dan turunan yang berliku sanggup memberikan sensasi yang W-O-W! Terlebih jalan sepi sehingga bisa puas untuk menikmati pemandangan yang ada. Namun jangan lupa siapin jaket atau pake sunblock biar nggak gosong! Panasnya menyengat banget kalo pas musim kemarau.


Beberapa pantai di Gunung Kidul sudah pernah saya kunjungi, seperti Pantai BKK (Baron, Krakal, Kukup), Pantai Siung, dan beberapa pantai yang tidak saya tahu namanya karena saya lupa namanya. Haha! Gunung Kidul memang sangat memesona untuk urusan pantai. Sangat layak untuk dijelajahi! Dan, saya pun nggak sabar untuk berburu pantai di Jogja, khususnya Gunung Kidul ini!











*Sumber Foto: Danang Ari & Dan Sapar*
Beberapa foto pantai lain di Gunung Kidul bisa dilihat di SINI. Dan, di antara banyak pantai di Gunung Kidul tersebut saya tertarik banget untuk ngunjungin Pantai Indrayanti, Pantai Ngobaran, dan Pantai Timang.

 
*Pantai Indrayanti & Ngobaran, Sumber Yogyes*
 
Pantai Timang (Sumber)

Mencari Kedamaian di Gua Luweng Grubug


Pesona Caving Luweng Grubug (ANTARA/Sigid Kurniawan)
VIVAnews - Yogyakarta. Tempat wisata yang teringat pertama kali saat mendengar tempat ini adalah Keraton dan Pantai Parangtritis.

Tapi, jika anda ingin pilihan lain, mungkin gua vertikal ini bisa jadi pilihan, terutama anda yang pecinta alam.
Gua Luweng Grubug dengan kedalaman 90 meter ini memberikan pesona alam yang cantik dan mendamaikan pikiran yang penat. Tempat wisata ini terdapat di Semanu, Gunung Kidul. Sekitar 60 kilometer dari pusat kota Yogyakarta.

Selain pemandangan ekowisata, gua ini menawarkan petualangan yang terdiri dari hutan purba, gua vertikal Luweng Jomblang sedalam 60 meter, Luweng Grubug sedalam 90 meter, gua horisontal sejauh 300 meter.
Tak cukup dengan itu, Anda pun akan disuguhi kesegaran dan gemericik air dari sungai bawah tanah.

Pantai Sundak, Miniatur Dreamland di Gunung Kidul

Pantai Sundak adalah salah satu pantai yang merupakan barisan dari pantai pasir putih di kawasan gunung kidul. Pantai ini memiliki keindahan yang luar biasa, selain fasilitasnya lengkap kita juga dapat membeli dan menikmati hidangan laut di sekitar pantai ini. Pantai sundah memiliki berbagai macam fasilitas seperti gardu pandang, lapangan parkir yang luas, masjid, warung makan, dan panggung hiburan. Hamparan pasir putih di sana cocok sekali untuk kalian yang suka bermain pasir pantai, selain itu di sebelah utara juga ada batu-batu karang dan batu kapur yang menjulang tinggi sekitar 12 meter.

Keindahan pantai sundak ini juga banyak menarik wisatawan lokal untuk datang kesana. Hamparan pasir putih yang luas dan panjang, cocok sekali untuk para pelajar atau mahasiswa membuat kemah atau tenda disana. Karena itu, pantai sundak sering dijadikan lokasi wisata untuk para pelajar dan mahasiswa, bahkan tidak jarang mereka mengadakan games atau permainan atau acara lainnya di pantai ini.

pantai sundak baru Pantai Sundak, Miniatur Dreamland Di Gunung Kidul

Dibalik keindahan pantainya, tempat wisata ini juga memiliki sejarah yang unik soal penamaannya. Apakah kalian tahu mengapa pantai ini dinamakan pantai sundak? Konon katanya pantai ini dinamakan begitu karena dulu ada seekor anjing kelaparan yang sedang mencari mangsa. Lalu dia menemukan landak, akhirnya dikejar lah landak itu dan dimangsanya. Akhirnya si pemilik anjing itu menamakan daerah tempat kejadian itu sebagai Sundak. Nama itu singkatan dari "Asu" (artinya Anjing dalam bahawa Jawa) dan "Landak" (Hewan berkulit duri) yang disingkat menjadi Sundak.

Sejak dinamakan Sundak itulah pantai ini mulai terdengar namanya. Dan mulai menarik minat para wisatawan untuk datang ke lokasi wisata ini. Selain itu, pemerintah Gunung Kidul juga telah menjadikan pantai sundak ini sebagai salah satu lokasi Wisata Alam.

The+East+Of+Sundak Pantai Sundak, Miniatur Dreamland Di Gunung Kidul

Salah satu keistimewaan pantai ini adalah dinama disekitar pantai ini banyak ditumbuhi pepohonan yang menjadikan para wisatawan dapat menikmati sejuknya angin pantai tanpa harus terkena sinar terik matahari. Dan pada sore harinya kalian juga dapat menikmati sunset dibawah pepohonan ini. Moment yang sangat menarik sekali untuk diabadikan bersama teman dan keluarga.

Lokasi pantai sundah ini sendiri bertempat di Desa Sidoharjo, kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung kidul, provinsi Yogyakarta. Selain Sundak, di kawasan Gunung kidul ini juga terdapat pantai lainnya seperti pantai baron, pantai kukup, pantai krakal, pantai drini, dan pantai sepanjang. Lokasi pantai-pantai ini tidak jauh. Kalian bisa mengunjunginya dengan berjalan kaki atau menggunakan kendaraan seperti motor atau mobil.

Untuk menuju Pantai ini kita bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil. Atau kita juga bisa menyewa mobil atau dengan paket tour yang menawarkan lokasi wisata di Gunung Kidul. Di kota Yogyakarta banyak sekali tour agent yang menawarkan paket tour ke pantai-pantai di Gunung kidul ini.

img 5127 Pantai Sundak, Miniatur Dreamland Di Gunung Kidul

Dan jika kalian pergi kesana dengan kendaraan pribadi, harga tiket masuk ke pantai ini juga tidak mahal. Kalian hanya perlu merogoh kocek Rp 2.500 untuk tiket masuk. Dan Rp 2.000 untuk parkir kendaraan bermotor. Dan untuk menikmati hidangan laut di pantai ini, kalian bisa membelinya dari TPI (tempat pelelangan Ikan) di pantai ini. Kalian bisa memilih ikan apa yang akan kalian makan, setelah itu kalian dapat membawanya ke warung makan di sekitar situ dan minta untuk dimasaki ikan yang telah kalian beli. Dan kalian hanya perlu mengeluarkan biaya Rp 20.000 dan sudah bisa menikmati hidangan makanan laut dengan bumbu dan rasa yang enak.

Itulah beberapa informasi dan tips seputar pantai sundak. Semoga bisa menjadi bahan referensi untuk para wisatawan yang ingin mengunjungi tempat ini. Selamat berwisata